DPRD Sumut Minta Panglima TNI Perhatikan Korban Penipuan Casis
Kasatnews.id, Medan – Anggota DPRD Sumatera Utara Komisi A, Berkat Kurniawan Laoli, meminta Panglima TNI memberikan perhatian khusus terhadap anak-anak yang menjadi korban penipuan calon siswa (casis) TNI. Permintaan tersebut disampaikan dalam diskusi bersama perwakilan orang tua korban di ruang Komisi A DPRD Sumut, Selasa (27/5).
Dalam forum itu, Berkat menyesalkan adanya oknum yang mengatasnamakan institusi TNI untuk menipu calon peserta seleksi. Ia menegaskan, “Seharusnya TNI berada paling depan menjaga kehormatan. Bukan orang tua yang harus berjuang sendiri.”
Ia juga menyebutkan bahwa ada enam anggota TNI yang tengah diproses hukum terkait kasus ini. Namun, ia menduga keterlibatan lebih luas. “Tidak mungkin pimpinan di lingkungan Rindam tidak tahu. Ini diduga melibatkan jaringan mafia,” kata Berkat.
Berkat meminta agar kasus ini dibahas dalam forum resmi untuk menghasilkan dokumen yang sah dan sebagai bentuk komitmen penanganan serius. Ia menyebut ini bukan kasus pertama, namun yang baru berani diungkap secara terbuka.
Lebih lanjut, ia mengusulkan agar DPRD Sumut mengajukan pertemuan dengan Komisi I DPR RI dan menjadwalkan kunjungan kerja sebagai langkah eskalasi. “Kami ingin membawa ini ke tingkat yang lebih tinggi agar ada kejelasan. Jangan sampai isu ini tenggelam begitu saja,” ujarnya.
Ia juga mendorong audiensi ke Polda untuk menanyakan perkembangan penanganan kasus. Berkat menegaskan, pihaknya siap memperjuangkan keadilan bagi para korban.“Kami tidak ingin ini terjadi lagi. Banyak korban yang tidak hanya kehilangan uang, tapi juga mengalami trauma psikologis,” tambahnya.
Sebagai penutup, ia mengimbau masyarakat untuk lebih waspada dan memilih lembaga bimbingan belajar resmi yang memiliki legalitas hukum. “Lebih baik ikut jalur resmi daripada tertipu ratusan juta oleh oknum tidak bertanggung jawab,” pungkasnya.(Jam)