Sosper Sistem Kesehatan Medan, Ade Taufiq: Jangan Ada Rumah Sakit
Terungkap di Reses Edi Saputra ; Warga Urus Surat Pindah Adminduk Diminta Biaya Tiket Pesawat PP Medan-Jakarta
Kasatnews.id, Medan – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Medan, Edi Saputra, ST menyelenggarakan kegiatan Reses Masa Sidang II Tahun Sidang 2025-2026 di Jalan Rawa Cangkuk Tiga (RCTI), Kecamatan Medan Denai, Sabtu (21/2/2026). Sedangkan reses di titik atau lokasi kedua digelar Minggu (22/2/2026) di Jalan Mandala By Pass Kecamatan Medan Denai.
Reses dihadiri ratusan warga dari daerah pemilihan (Dapil) IV Medan, yakni Kecamatan Medan Denai, Medan Kota, Medan Area, dan Medan Amplas
Warga terlihat antusias menyampaikan beragam aspirasi, berupa keluhan dan harapan, diantaranya persoalan Bansos, BPJS Kesehatan, pendidikan, perbaikan jalan lingkungan, begal dan penyakit sosial lainnya, pelayanan rumah sakit, persoalan banjir khusunya yang terjadi di Kota Medan baru-baru ini hingga Administrasi Kependudukan (Adminduk).

Pertemuan reses dihadiri sejumlah tokoh masyarakat dan agama hingga perwakilan instansi pemerintah yakni, (Yusril Kepling) BKM, STM (H. Efendi Sipayung dan H Dicky) Ketua KUA (Yahman), MUI (Hermansyah) (Disduk Capil, BPJS Kesehatan), Polri dan TNI. Diantara banyaknya aspirasi yang disampaikan, ada satu aspirasi yang menarik perhatian warga yang hadir khususnya Edi Saputra selaku Anggota DPRD Medan dari Fraksi PAN.
Disebutkan, dua orang warga yang hadir di pertemuan reses tersebut mengaku diminta biaya tiket pesawat pulang pergi (PP) Medan – Jakarta, untuk mengurus surat pindah administrasi kependudukan (Adminduk) Kartu Keluarga dari pihak yang mengaku petugas yang bisa mengurus. Kedua warga yang merupakan ibu rumah tangga tersebut memang di pertemuan itu hanya menyampaikan dimintai biaya tiket pesawat untuk sebatas mengangkat berkas adminduk mereka yang ada di Tangerang Banten dan Jakarta.
Aspirasi dan keluhan kedua ibu rumah tangga tersebut, merupakan salah salah satu bukti nyata bahwa tindakan yang mempersulit warga dalam pengurusan adminduk masih terus berlangsung di era yang serba online dan modern ini. Untuk itu, kedua warga dihadapan Anggota DPRD Medan Edi Saputra, menyampaikan terimakasih atas bantuan dari Posko Rumah Peduli Edi Saputra yang telah membantu pengurusan adminduknya, yang sama sekali tidak dipungut biaya atau gratis, khususnya tidak harus pergi dan mengeluarkan biaya tiket pesawat.
Untuk itu, Edi Saputra menegaskan pada pertemuan tersebut agar warga untuk senantiasa membantu dirinya dalam berbuat untuk kemaslahatan masyarakat, khususnya dalam pengurusan adminduk. “Jika bapak dan ibu ingin posko ini (Rumah Peduli Edi Saputra-red) tetap ada dan membantu banyak orang, maka pilih saya di pemilu. Tapi jika tidak ingin buka lagi maka jangan pilih saya,” tegasnya.
Lebih lanjut dalam pertemuan reses itu, Edi Saputra kembali mengingatkan kalangan masyarakat agar mengurus adminduknya secara online khususnya akte kelahiran anak. Sebab kepemilikan adminduk mulai dari KK, KTP hingga akte lahir sangat penting dan dibutuhkan untuk segala pengurusan, diantaranya untuk berobat gratis.dinrimah sakit, pendidikan, hingga pengurusan bantuan dari pemerintah.
Sebelumnya, Edi Saputra menjelaskan bahwa tujuan reses merupakan kewajiban anggota DPRD Medan untuk menjemput, mendengar dan menerima aspirasi masyarakat. “Kegiatan reses yang dilaksanakan anggota Dewan memiliki banyak arti penting. Selain untuk menjalin tali silahturahmi dengan warga konstituen di daerah pemilihan, Reses dilakukan untuk penyerapan aspirasi masyarakat,”tutur Edi Saputra.
Usai paparan dan tanya jawab reses,Edi Saputra bersama tim Rumah Peduli Edi Saputra membagikan Adminduk masyarakat yang sudah selesai diurus secara gratis. Pengurusan ini merupakan bentuk kepedulian Edi Saputra yang sudah sejak lama, bahkan sebelum menjadi anggota DPRD Medan.(jam)