INALUM dan Pemkab Humbang Hasundutan Perkuat Garda Terdepan Pencegahan Karhutla
Sikapi Demo di DPRD Sumut, Syamsul Qamar : Tak Ada Salahnya Saya Mengundang Syahrul Pasaribu
Kasatnews.id, Medan – Anggota DPRD Sumut Syamsul Qamar menegaskan tidak ada persoalan atas kehadiran mantan Bupati Tapanuli Selatan (Tapsel), Syahrul Pasaribu dalam.kegiatan reses dilakukannya baru-baru ini di daerah pemilihannya Tabagsel. Apalagi Syahrul Pasaribu merupakan mantan bupati dua periode sebelumnya.
“Bahkan beliau (Syahrul Pasaribu) jugakan memang merupakan Wakil Ketua Dewan Pertimbangan Partai Golkar Sumut. Dimana saya reses jugakan mengatasnamakan anggota dewan dari Partai Golkar,” tegas Syamsul.Qamar kepada wartawan melalui telepon selularnya, Jum’at (3/11/2023).
Syamsul Qamar menyampaikan itu saat dikonfirmasi terkait adanya segelintir massa yang berunjukrasa memprotes kehadiran Syahrul Pasaribu di acara kegiatan resesnya sebagai Anggota DPRD Sumut. “Jadikan sekali lagi tak ada salahnya saya mengundang pak Syahrul Pasaribu dalam setiap reses saya. Beliau memang saya yanf undang,”tegasnya.
Bahkan, lanjut Syamsul Qamar, harus diingat bahwa Syahrul Pasaribu merupakan Bupati Tapsel 2 periode, yang diyakini hingga kini masih memiliki ‘magnet’ atau kecintaan terhadap masyarakatnya. “Beliau tahu segala masalah yang ada di Tapsel, makanya saya undang untuk menjelaskan kepada masyarakat dan setiap reses saya, yang diyakini akan membantu saya dan masyarakat di Tapsel,”sebutnya.
“Saya anggota DPRD Sumut ini merupakan dari Fraksi Golkar, wajar Wakil Ketua Dewan Pertimbangan saya bawa, selain untuk menjelaskan kepada masyarakat, karena beliau tau masalah yang ada di daerah,”sebutnya lagi.
Sebelumnya, sejumlah massa mengatasnamakan dari Gerakan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Jum’at (3/11/2023). Aksi mereka menyoroti Reses anggota DPRD Sumut, Syamsul Qamar dari Fraksi Golkar, di Desa Pargarutan Tapanuli Selatan, beberapa waktu lalu ikut hadir Syahrul M Pasaribu.
Masa menuding dengan kehadiran Syahrul M Pasaribu dalam reses tersebut diduga berdampak memperkeruh masyarakat dengan mengadu domba tanpa dasar dan fakta yang jelas.
Dari pantauan awak media di lokasi, aksi masa yang mengatasnamakan dari Gerakan Aktivis Mahasiswa Sumatera Utara ini pun mendapat kecaman dari jamaah yang akan melaksanakan ibadah sholat Jum’at di Masjid DPRD Sumut.
Pasalnya, hingga pukul: 12.14 WIB mereka masih melakukan aksi demo di depan gedung DPRD Sumut, sehingga akses jema’ah yang ingin masuk ke gedung dewan menuju masjid terhalang akibat pintu gerbang ditutup karena aksi mereka.
“Apa ini, udah Azan masih juga demo, terganggu orang mau ke masjid”, ujar salah seorang jemaah.(jam)