Kasat News Kasat News

Breaking News

FPBB Desak Kejari Batu Bara Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Box

PPK Bantah Nilai Aset Rp1 Miliar dan Tegaskan Proyek Boxculvert-Turap

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI
  • Pemberitahuan Redaksi


 Dosen UMSU Gelar Pelatihan Pengelolaan Aset Wakaf Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tanjung Mulia Hilir
Pemerintahan

Dosen UMSU Gelar Pelatihan Pengelolaan Aset Wakaf Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tanjung Mulia Hilir

by kasatnews Desember 24, 2024 0 Comment

Kasatnews.id, Medan – Dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) melakukan kegiatan Pengabdian Masyarakat yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan serta pemahaman mengenai instrumen wakaf di kalangan kader organisasi Muhammadiyah di Tanjung Mulia Hilir,kemarin. Dikatakan, Muhammadiyah memiliki peran penting dalam pengelolaan wakaf di Indonesia, dimana seluruh amal usaha Muhammadiyah merupakan bagian dari aset wakaf yang harus dikelola.

Sehingga hal ini perlu dimaksimalkan agar pemanfaatan wakaf dapat dioptimalisasi. Kegiatan pengabdian ini melibatkan peserta hingga diskusi interaktif pada para peserta.

Acara dimulai dengan sambutan dari H Asmayadi, S.E, selaku Ketua PRM Tanjung Mulia Hilir menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari Program yang sangat penting meningkatkan pemahaman dan keterampilan pengurus dalam mengelola aset wakaf secara profesional, transparan, dan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Penguatan kapasitas manajemen aset wakaf dapat memberikan manfaat yang maksimal bagi umat, mendukung keberlanjutan program-program sosial keagamaan, serta meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan wakaf.

Selama pelatihan, narasumber Dr. Asmaul Husna, S.Ak, M.Ak memberikan materi tentang potensi dan tantangan dalam pengelolaan wakaf di lingkungan Muhammadiyah. Beliau menekankan pentingnya pengelolaan wakaf di lingkungan Muhammadiyah sangat penting karena wakaf memiliki peran strategis dalam mendukung berbagai program keagamaan, sosial, dan pendidikan.

Dijelaskan, pemahaman terhadap potensi wakaf memungkinkan pengelola untuk memaksimalkan aset yang dimiliki, baik dalam bentuk lahan, bangunan, maupun dana, sehingga manfaatnya dapat dirasakan oleh masyarakat secara luas. Di sisi lain, tantangan seperti kurangnya pemahaman masyarakat tentang wakaf, kendala administratif, hingga isu transparansi dalam pengelolaan menjadi hambatan yang harus diatasi.

Lebih lanjut dijelaskan, salah satu peserta pelatihan, Mariati menyampaikan kesan dan manfaat yang diperolehnya melalui pelatihan ini. Ia mengungkapkan bahwa pelatihan ini memberikan manfaat yang signifikan dalam meningkatkan wawasan dan keterampilan pengurus dalam mengelola aset wakaf secara optimal dan sesuai dengan prinsip syariah.

“Kegiatan ini tidak hanya membuka pandangan baru mengenai potensi pengembangan aset wakaf, tetapi juga memberikan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi dalam pengelolaan sehari-hari,”katanya.

Mariati memiliki kesan dari pelatihan ini dengan semangat kolaborasi untuk meningkatkan profesionalisme pengelolaan wakaf di lingkungan Muhammadiyah. Sebagai pesan, diharapkan pelatihan ini dapat menjadi langkah awal untuk mendorong pengurus lebih proaktif dalam memberdayakan aset wakaf demi kesejahteraan umat dan keberlanjutan organisasi, serta menginspirasi ranting lain untuk mengadakan kegiatan serupa di masa mendatang.

Pelatihan Pengelolaan Aset Wakaf pada Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tanjung Mulia Hilir diharapkan agar para pengurus dapat meningkatkan kompetensi dalam mengelola aset wakaf secara profesional dan berdaya guna, sesuai dengan prinsip syariah dan kebutuhan masyarakat. Diharapkan pelatihan ini mampu memotivasi pengurus untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan potensi aset wakaf, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara maksimal oleh umat. Selain itu, pelatihan ini juga diharapkan menjadi langkah awal untuk menciptakan sistem pengelolaan wakaf yang lebih transparan dan akuntabel, sehingga mampu meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap Muhammadiyah sebagai lembaga yang amanah.

Kegiatan seperti ini merupakan salah satu upaya UMSU dalam mendorong keterlibatan dan keterampilan dosen dalam memberikan kontribusi kepada masyarakat. Melalui pelatihan-pelatihan semacam ini, pengetahuan dan pengalaman akademis dapat disalurkan dan dimanfaatkan untuk membuka pemahaman terkait pengelolaan wakaf.

Dengan berakhirnya pelatihan ini, diharapkan Pimpinan Ranting yang menjadi peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang mereka peroleh untuk pengelolaan wakaf. Kegiatan pengabdian masyarakat semacam ini diharapkan dapat terus dilakukan secara berkesinambungan, sehingga memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat secara umum. Semoga pelatihan ini menjadi langkah awal yang positif dalam memajukan pengelolaan wakaf di lingkungan Pimpinan Ranting Muhammadiyah Tanjung Mulia Hilir.(R)

Previous post
Next post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Batu Bara

FPBB Desak Kejari Batu Bara Usut Dugaan

Juni 9, 2026
Batu Bara

PPK Bantah Nilai Aset Rp1 Miliar dan

Juni 8, 2026
Batu Bara

Nomenklatur THR 1 Tahun 2 Kali Cair,

Juni 8, 2026
Batu Bara

Diduga Aturan Berlaku Surut, Puluhan Pekerja Kontraktor

Juni 5, 2026
In Case You Missed
Batu Bara

FPBB Desak Kejari Batu Bara

Juni 9, 2026
Batu Bara

PPK Bantah Nilai Aset Rp1

Juni 8, 2026
Batu Bara

Nomenklatur THR 1 Tahun 2

Juni 8, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.