Kasat News Kasat News

Breaking News

Bupati Baharuddin Siagian Raih Penghargaan Kementerian Hukum RI atas Komitmen

Polres Batu Bara Terus Dampingi Penyaluran Jagung Petani ke Bulog

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI
  • Pemberitahuan Redaksi


 Legislator PKS ARS : Akhiri Perdebatan Pribumi-Non-Pribumi
Nasional

Legislator PKS ARS : Akhiri Perdebatan Pribumi-Non-Pribumi

by kasatnews April 17, 2023 0 Comment

Kasatnews.id, MedanĀ  – Mencermati dan mendengar perdebatan Wakil Walikota Medan Aulia Rachman dan Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PDIP, Rudi Hermanto terkait ungkapan Pribumi dan Non Pribumi diharapkan jangan telalu dilebih-lebihkan, seolah-oleh ada yang tertuduh salah dan ada yang dianggap benar.

“Kita tidak boleh terperangkap pada pemaknaan diksi pribumi dan non-pribumi serta rasis,”kata Abdul Rahim Siregar ST,MT selaku Anggota DPRD Sumut dari Fraksi PKS dalam siaran persnya diterima wartawan, Senin (17/4/2023).

Menurut Abdul Rahim Siregar akrab disapa ARS mengakui benar sejak setelah reformasi sampai sekarang keberadaan serta peran seluruh etnis sudah mewarnai seluruh kehidupan dengan segala dinamikanya. Beda dengan sebelum reformasi bahwa beberapa dekade terakhir ini mereka bukan hanya berkecimpung di dunia bisnis/perdagangan saja tapi sudah masuk ke lembaga DPR/DPRD seperti Sofyan Tan di Senayan, Hasyim sebagai Ketua DPRD Medan dan juga Kepala Imigrasi di Jalan Gatot Subroto juga dari etnis Tionghoa.

“Artinya bahwa ketika seseorang sudah memiliki KTP berarti statusnya sama dengan etnis atau suku yang lain seperti suku Jawa, Batak, Sulawesi, Kalimantan dan lainnya. Dan sebenarnya kita semua setara dan memiliki peran sama dalam membangun negeri kita yang tercinta,”katanya.

“Yang kita tidak sepakat dan setuju adalah ketika ada orang – orang diluar etnis dan suku di Indonesia melakukan upaya untuk memecah belah persatuan dan kesatuan kita. Bahkan yang kita tidak terima adalah ada pihak-pihak/antek-antek yang memanfaatkan situasi kondisi kebersamaan dan kekompakan untuk kepentingan kelompoknya dan yang sangat berbahaya pihak-pihak yang merasa bahwa etnis/sukunya paling tinggi dan hebat dibanding etnis/suku lain,”pungkas Abdul Rahim Siregar yang saat ini duduk Anggota badan Anggaran dan komisi D DPRD Sumut.

Menurut ARS, ungkapan kata-kata pribumi dan non-pribumi serta Rasis juga kurang tepat dipakai sebagai diksi pembicaraan dan diskusi, karena memicu dan mengusik kebersamaan dan kesetaraan selama ini yang sudah kita jalin dan bangun bersama. Sebab, lanjut ARS, kalau kita lihat lebih dekat dalam referensi literasi dan wikipedia sudah jelas bahwa Pribumi Indonesia disebut juga sebagai Bumiputra Indonesia adalah istilah yang mengacu pada kelompok penduduk asli yang berasal dari wilayah kepulauan Indonesia. Sedangkan Rasisme adalah suatu sistem kepercayaan atau doktrin yang menyatakan bahwa perbedaan biologis ras manusia menentukan pencapaian budaya atau individu, bahwa suatu ras tertentu lebih superior dan memiliki hak untuk mengatur ras yang lainnya.

“Dan inilah yang sangat berbahaya bagi kita dalam membangun Indonesia dalam bingkai adat dan budaya yang dikawal oleh Persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia,” kata Abdul Rahim Siregar berasal dari dapil sumut 7/Tabagsel yang tahun lalu sudah dilantik dan dikukuhkan sebagai Ketua Umun DPP Forum Masyarakat Dalihan Natolu ( FORMADANA ) oleh Bapak Edy Rahmayadi Gelar Mangaraja Sojuangon Perkasa Alam Nasution sebagai Ketua Dewan Pembina FORMADANA.(A-06)

Kembali

Pesan Anda telah terkirim

Peringatan
Peringatan
Peringatan
Peringatan

Peringatan.

 

Previous post
Next post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Kilas Daerah

Bupati Baharuddin Siagian Raih Penghargaan Kementerian Hukum

Juni 10, 2026
Batu Bara

Polres Batu Bara Terus Dampingi Penyaluran Jagung

Juni 10, 2026
Batu Bara

FPBB Desak Kejari Batu Bara Usut Dugaan

Juni 9, 2026
Batu Bara

PPK Bantah Nilai Aset Rp1 Miliar dan

Juni 8, 2026
In Case You Missed
Kilas Daerah

Bupati Baharuddin Siagian Raih Penghargaan

Juni 10, 2026
Batu Bara

Polres Batu Bara Terus Dampingi

Juni 10, 2026
Batu Bara

FPBB Desak Kejari Batu Bara

Juni 9, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.