Kasat News Kasat News

Breaking News

FPBB Desak Kejari Batu Bara Usut Dugaan Penyimpangan Proyek Box

PPK Bantah Nilai Aset Rp1 Miliar dan Tegaskan Proyek Boxculvert-Turap

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI
  • Pemberitahuan Redaksi


 Ketua Dewan Pers Soroti Dampak AI dan Disinformasi, Tekankan Keadilan Ekonomi bagi Media
Nasional

Ketua Dewan Pers Soroti Dampak AI dan Disinformasi, Tekankan Keadilan Ekonomi bagi Media

by kasatnews Februari 9, 2026 0 Comment

Kasatnews.id , Banten — Ketua Dewan Pers, Komaruddin Hidayat, menyoroti tantangan serius yang dihadapi industri media arus utama akibat perkembangan kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI) dan masifnya disinformasi di tengah masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat diwawancarai sejumlah wartawan di sela Konvensi Nasional Media Massa dalam rangkaian Hari Pers Nasional (HPN) 2026 yang digelar di Aula Aston Hotel, Kota Serang, Provinsi Banten, Ahad (8/2/2026).

Komaruddin menegaskan, saat ini hampir seluruh media tradisional mengalami tekanan berat secara ekonomi, yang berujung pada pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap pekerja pers.

“Sekarang ini semua media tradisional mengalami PHK karena pendapatannya (income) menurun. Dari mana income-nya? Dari iklan. Iklan larinya ke media sosial,” ujar Komaruddin.

Ia menilai, ketimpangan distribusi pendapatan iklan digital menjadi persoalan struktural yang harus mendapat perhatian serius, termasuk dari pemerintah.

“Kalau pemerintah tidak ikut menciptakan keadilan, media mainstream itu kemudian mengalami kekurangan pendapatan (revenue) dan akhirnya PHK,” tegasnya.

Selain persoalan ekonomi, Komaruddin juga menyoroti praktik pemanfaatan konten jurnalistik oleh teknologi AI tanpa mekanisme perlindungan hak cipta dan royalti yang adil bagi perusahaan pers dan wartawan.

“Kalau AI mengambil, ya dia harus bayar royalti. Kalau tidak, ini kan semacam perampokan terhadap karya-karya jurnalistik. Harus dilindungi, itu intinya,” katanya.

Menurut Komaruddin, karya jurnalistik dihasilkan melalui proses panjang, kerja profesional, serta memerlukan biaya dan tanggung jawab etik, sehingga tidak adil jika dimanfaatkan tanpa imbal balik.

“Wartawan sudah jerih payah memproduksi berita, tapi kemudian disedot AI dan tidak dapat royalti. Itu tidak adil (fair),” ujarnya menambahkan.

Ia menekankan perlunya regulasi yang berpihak pada keberlanjutan pers nasional agar transformasi digital dan perkembangan AI tidak justru melemahkan ekosistem jurnalisme yang sehat dan bertanggung jawab.

(Tim/Kasat)

Tags: AI dan Disinformasi Dewan Pers Fair dan regulasi Kamaruddin hidayat Perlindungan media pers Royalti media Soroti keberadaan Ai
Previous post
Next post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Batu Bara

FPBB Desak Kejari Batu Bara Usut Dugaan

Juni 9, 2026
Batu Bara

PPK Bantah Nilai Aset Rp1 Miliar dan

Juni 8, 2026
Batu Bara

Nomenklatur THR 1 Tahun 2 Kali Cair,

Juni 8, 2026
Batu Bara

Diduga Aturan Berlaku Surut, Puluhan Pekerja Kontraktor

Juni 5, 2026
In Case You Missed
Batu Bara

FPBB Desak Kejari Batu Bara

Juni 9, 2026
Batu Bara

PPK Bantah Nilai Aset Rp1

Juni 8, 2026
Batu Bara

Nomenklatur THR 1 Tahun 2

Juni 8, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.