FUI Kota Medan Kawal Pengaduan Ibu Rumah Tangga Babak Belur Dikeroyok Tiga Pemuda
Kasatnews id, Medan – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Forum Umat Islam (FUI) AMANAR Kota Medan menyatakan akan terus mengawal kasus penganiayaan terhadap seorang ibu rumah tangga (NA) yang dikeroyok oleh tiga pemuda. Kasus tersebut telah dilaporkan ke Polsek Medan Tembung Nomor: LP/B/1805/XI/2025/SPKT/POLSEK MEDAN TEMBUNG/POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMATERA UTARA, Selasa (18/11/2025).
“Kondisi ibu tersebut saat ini babak belur, disebabkan pada hari Minggu kemarin 16 November sekira jam 05:00 WIB korban digebukin oleh 3 orang laki-laki, diduga telah terjadi pengeroyokan yang dilakukan oleh orang orang yg berinisial D, A dan A yang bertempat tinggal di Jlalan Haji Anif Sampali Gang Abnawinuh. .Penganiayaan tersebut menggunakan, tangan, batu dan balok ke wajah, kepala dan tubuh si korban,”kata Bendahara FUI Amanar Kota Medan, Abdul Malik dalam siaran persnya diterima Mimbar, Rabu (19/11/2025).
Dijelaskan, adapun kronologi kejadian berawal terjadi kehilangan sepeda motor warga yang merupakan tetangga korban yang bermukim didepan rumahnya. Korban mendengar suara jeritan atas kehilangan sepeda motor dari luar rumah. Korban yang bangun dari tidurnya, dengan spontan keluar dari rumah untuk menghampiri suara tersebut.
Kemudian, orang yang kehilangan sepeda motor menyampaikan telah terjadi kehilangan sepeda motor miliknya. Kemudian korban mencoba membantu menginformasikan dugaan beliau bahwasanya sepeda motor disimpan di samping mushola dekat dari rumah mereka sebagaimana biasanya lokasi disamping mushola itu tempat penyimpanan kereta hasil curian, yakni di kawasan Mesjid Taufik
Kecamatan Medan Perjuangan
Dikarenakan para pelaku sudah mengetahui korban memberikan informasi tersebut, maka para pelaku langsung menganiaya korban sesampainya di depan mushola dengan bringas dan brutal. Kemudian, korban pingsan tak sadarkan diri dan langsung dibawa ke RS Haji Medan .
“Esok harinya hari Senin , 17 November 2025 para pelaku mencoba untuk mengancam membunuh korban dengan clurit, dan berniat datang menjumpai korban kerumahnya. Tapi, dikarenakan sudah tau info sebelumnya dari masyarakat setempat, korban diamankan ke rumah keluarganya yang tak jauh dari lokasi kejadian.
“Sungguh tragis seorang ibu yang menjadi korban pengeroyokan, dikarenakan mencoba membantu memberikan informasi kepada tetangga yang kehilangan sepeda motornya menjadi mangsa bulan bulanan para pelaku meskipun korban hanya seorang ibu rumah tangga,”beber Malik.(Jam/R)