Kasat News Kasat News

Breaking News

Disampaikan di Kegiatan Reses, Edi Saputra Ajak Warga Jauhi Narkoba,

Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Narkotika, 4 Tersangka Diamankan

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI
  • Pemberitahuan Redaksi


 Mantan Bendahara Pemuda Muhammadiyah Sumut : Usut Oknum Polisi Provokator di Polres Tapteng
Kilas Daerah

Mantan Bendahara Pemuda Muhammadiyah Sumut : Usut Oknum Polisi Provokator di Polres Tapteng

by kasatnews November 1, 2025 0 Comment

Kasatnewa.id, Medan – Bendahara PImpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara periode 2014-2018, Muhammad Soleh Tanjung, meminta Kapolri khususnya Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum anggota Polres Tapanuli Tengah dalam aksi provokasi yang berujung pada penyerangan rumah mantan Bupati Tapanuli Tengah, Baktiar Ahmad Sibarani.

Pernyataan itu disampaikan Muhammad Soleh Tanjung dalam keterangannya diterima wartawan di Medan, Sabtu (1/11/2025).

Muhammad Soleh Tanjung mengatakan demonstrasi itu sah dan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. “Tapi di sela-sela demontrasi tersebut ada segelintir oknum yang memanfaatkan situasi tersebut melakukan provokasi sekelompok massa yang tengah melakukan unjuk rasa menuju Kantor DPRD Tapanuli Tengah, yang berakibat rumah pribadi Bakhtiar Ahmad Sibarani ikut diserang oleh gerombolan massa yang diduga adanya keterlibatan oknum anggota Polres Tapanuli Tengah yang bertugas di unit Satintelkam Polres Tapteng ikut memprovokasi, karna hal itu tidak dibenarkan,”ujar Soleh.

Sementara, lanjut Soleh, Baktiar Ahmad Sibarani memiliki juga pengaruh di Tapanuli Tengah dan banyak juga punya pendukung setia. Karena itu, tindakan provokatif terhadap rumahnya sangat berpotensi menimbulkan reaksi keras dari masyarakat yang menghormatinya.

“Akibatnya, terjadi kekisruhan di lapangan. Ini jelas bentuk kelalaian aparat dalam mengawal jalannya demonstrasi,” katanya.

Untuk itu, Muhammad Soleh Tanjung meminta Kapolri khususunya Poldasu segera turun ke Polres Tapanuli Tengah untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum tersebut. Serta mengevaluasi apakah prosedur pengamanan aksi sudah sesuai dengan protap yang berlaku di tubuh kepolisian.

“Jangan biarkan peristiwa ini berlalu begitu saja. Jika dibiarkan, ini bisa menjadi preseden buruk bagi demokrasi di negeri ini. Oknum yang memprovokasi masyarakat untuk menyerang rumah pribadi seseorang juga harus diproses hukum. Karena tindakan itu melanggar

Mantan Bendahara Pemuda Muhammadiyah Sumut : Usut Oknum Polisi Provokator di Polres Tapteng

Kasatnewa.id, Medan – Bendahara PImpinan Wilayah Pemuda Muhammadiyah Sumatera Utara periode 2014-2018, Muhammad Soleh Tanjung, meminta Kapolri khususnya Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto untuk mengusut dugaan keterlibatan oknum anggota Polres Tapanuli Tengah dalam aksi provokasi yang berujung pada penyerangan rumah mantan Bupati Tapanuli Tengah, Baktiar Ahmad Sibarani.

Pernyataan itu disampaikan Muhammad Soleh Tanjung dalam keterangannya diterima wartawan di Medan, Sabtu (1/11/2025).

Muhammad Soleh Tanjung mengatakan demonstrasi itu sah dan dilindungi oleh Undang-Undang Nomor 9 Tahun 1998 tentang kemerdekaan menyampaikan pendapat di muka umum. “Tapi di sela-sela demontrasi tersebut ada segelintir oknum yang memanfaatkan situasi tersebut melakukan provokasi sekelompok massa yang tengah melakukan unjuk rasa menuju Kantor DPRD Tapanuli Tengah, yang berakibat rumah pribadi Bakhtiar Ahmad Sibarani ikut diserang oleh gerombolan massa yang diduga adanya keterlibatan oknum anggota Polres Tapanuli Tengah yang bertugas di unit Satintelkam Polres Tapteng ikut memprovokasi, karna hal itu tidak dibenarkan,”ujar Soleh.

Sementara, lanjut Soleh, Baktiar Ahmad Sibarani memiliki juga pengaruh di Tapanuli Tengah dan banyak juga punya pendukung setia. Karena itu, tindakan provokatif terhadap rumahnya sangat berpotensi menimbulkan reaksi keras dari masyarakat yang menghormatinya.

“Akibatnya, terjadi kekisruhan di lapangan. Ini jelas bentuk kelalaian aparat dalam mengawal jalannya demonstrasi,” katanya.

Untuk itu, Muhammad Soleh Tanjung meminta Kapolri khususunya Poldasu segera turun ke Polres Tapanuli Tengah untuk mengusut tuntas dugaan keterlibatan oknum tersebut. Serta mengevaluasi apakah prosedur pengamanan aksi sudah sesuai dengan protap yang berlaku di tubuh kepolisian.

“Jangan biarkan peristiwa ini berlalu begitu saja. Jika dibiarkan, ini bisa menjadi preseden buruk bagi demokrasi di negeri ini. Oknum yang memprovokasi masyarakat untuk menyerang rumah pribadi seseorang juga harus diproses hukum. Karena tindakan itu melanggar Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE).(Jam)

Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE),”katanya (Jam)

Previous post
Next post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Kilas Daerah

Disampaikan di Kegiatan Reses, Edi Saputra Ajak

Juli 26, 2026
Kilas Daerah

Polres Batu Bara Ungkap Kasus Peredaran Narkotika,

Juli 25, 2026
Kriminal

Polisi dan PGN Telusuri Titik Kebocoran, Labfor

Juli 25, 2026
Batu Bara

Aset Rp7,18 Miliar Dinas Pendidikan Batu Bara

Juli 25, 2026
In Case You Missed
Kilas Daerah

Disampaikan di Kegiatan Reses, Edi

Juli 26, 2026
Kilas Daerah

Polres Batu Bara Ungkap Kasus

Juli 25, 2026
Kriminal

Polisi dan PGN Telusuri Titik

Juli 25, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.