Wartawan Bentrok Saat Liputan Puluhan PMI Ilegal Mendarat di Titi Kembar Desa Durian
Kasatnews.id , Batu Bara – Puluhan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Ilegal dari negeri jiran tetangga Malaysia mendarat di Titi Kembar, Desa Durian, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara. Saat wartawan hendak meliput di lokasi, SW alias Sawal diduga sebagai bekap pengamanan nyaris bentrok, beruntung warga sekitar langsung memisah agar tidak terjadi baku hantam. Jum’at (29/04/2023).
M Yusuf wartawan Sumut Tintarakyat.com mengatakan saat tiba di lokasi sekira pukul 20.30. Wib, lokasi Titi Kembar persis di warung milik Sawal sudah ramai namun lampu warung tidak menyala dan sudah ada PMI Ilegal yang keluar menggunakan mobil pribadi dan becak.
“Awalnya saya bertemu Sawal biasa saja dan tegur sapa sambil bertanya ada apa kok ramai,” ujar Yusuf.
Sawal menjawab, ada TKI pulang dari Malaysia dan turun dua orang dari mobil langsung menjumpai Sawal.
“Saya telepon Kapolsek Medang Deras, AKP Syafii, untuk konfirmasi sekaligus beri informasi namun Kepolsek lagi patroli ,” jelas Yusuf.
Tak lama berselang usai menelepon Kapolsek Medang Deras, Sawal memanggil dengan suara keras.
“Suf…sini kau, apa maksudmu telepon Kapolsek, silahkan telepon Polres, Poldasu, gak masalah,” ungkap Yusuf menirukan suara keras Sawal.
Lebih kurang ada 5 menit Sawal bersuara keras tidak senang dengan wartawan yang melapor ke pihak berwajib.
“Karena situasi memanas saya ditengahi oleh Yuswanto yang kebetulan hadir dilokasi menjauhi warung milik Sawal,” ujar Yusuf.
Informasi yang didapat Wartawan dilapangan, puluhan TKI tersebut bertolak dari Malaysia mengunakan transportasi kapal kayu atau yang sering disebut kapal tongkang diperkirakan bersandar dikawasan jembatan kembar sebelum magrib, yang dilansir dengan kapal kecil nelayan capai jembatan kembar.
“Mungkin, sekitar 35 orang TKI yang naik, dari berbagai daerah, kita pun tidak tahu identitas dari mereka, karena telah ditampung disuatu tempat,”ungkap warga dan emak – emak yang ada di lokasi.
Selain itu, diduga ada juga TKI yang mau berangkat ke Malaysia melalui lokasi atau tempat yang sama, tetapi luput dari pantauan pihak penegak hukum, yang seolah – olah tempat tersebut aman dan kerap dilakukan untuk mendarat dan berangkatnya TKI Ilegal menuju kenegeri Jiran tetangga Malaysia.
Berkemungkinan pemulangan TKI akan menyusul secara bertahap melalui jalur ilegal, dengan mengunakan kapal tongkang sebab kepulangan TKI tersebut lewat jalur resmi ditidak bisa, sehingga nekad berlayar melalui jalur tikus.
Namun anehnya tidak ada satupun petugas kepolisian yang hadir dilokasi, padahal proses evakuasi PMI Ilegal memakan waktu yang cukup lama.
Wartawan berharap agar pihak Kepolisian Polres Batu Bara bertindak kepada oknum pelaku pengamanan PMI Ilegal dan dugaan Traffic King di lokasi titi kembar Desa Durian.
Saat di konfirmasi via whatsap nomor Sawal tidak bisa dihubungi dan chat belum dibalas.
Penulis : Sholeh Pelka