Plt Kadis Pertanian Batu Bara Bungkam Soal Anggaran Sekolah Lapangan
Mahasiswa KKN ADI Unit 2 Desa Lipu Mangau Menggelar Program Psikoedukasi Kesehatan Mental
KasatNews.id, Sampolawa – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ADi (Ahmad Dahlan Mengabdi) Unit 2 telah menggelar Program Psikoedukasi Kesehatan Mental di SMPN 3 Sampolawa pada hari Selasa, 22 Agustus 2023 lalu. yang bertujuan untuk memberikan pemahaman dan dukungan kepada remaja di SMPN 3 Sampolawa terkait pentingnya menjaga kesehatan mental.
Dwi Arimbi mengatakan Program ini diinisiasi oleh mahasiswa KKN ADi Unit 2 yang terdiri dari Dwi Arimbi Setia Ningrum, Muhammad Latif Fauzi, Vivi Alfiah Rizki dari Universitas Ahmad Dahlan (UAD) sedangkan Pratiwi Cahya Frida, Amai,Nurul Afsya, Samnawati, Indriani, Wahyudin Saputra dari Universitas Muhammadiyah Buton(UMBUTON) dan Dina Mardiana, Dewi Harianti , Aci Dafin dari Institut Teknologi Dan Bisnis Muhammadiyah Wakatobi (ITBM Wakatobi). Haal ini untuk memberikan dampak positif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap kesehatan mental, terutama di kalangan remaja yang tengah menghadapi berbagai tekanan dan tantangan dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam program psikoedukasi ini, mahasiswa KKN ADi menyampaikan informasi mengenai pentingnya mengenali perasaan dan emosi, cara mengatasi stres, teknik relaksasi, serta pentingnya komunikasi yang efektif dalam menjaga kesehatan mental. Mereka juga mengajak remaja untuk berbicara terbuka tentang perasaan dan tantangan yang mereka hadapi.
“Kesehatan mental yang baik adalah keadaan pikiran kita dalam keadaan damai dan tenteram yang membantu kita menikmati kehidupan sehari-hari dan menghormati orang-orang di sekitar kita. Orang yang sehat mental dapat memanfaatkan kemampuan atau potensinya secara maksimal untuk menghadapi tantangan hidup dan membangun hubungan positif dengan orang lain.” ujar Dwi Arimbi, salah satu anggota tim KKN ADi.
Selain penyuluhan, program ini juga melibatkan sesi diskusi kelompok, games interaktif, dan simulasi peran untuk membantu remaja memahami dan menerapkan strategi dalam menjaga kesehatan mental mereka. Mahasiswa KKN ADi juga memberikan panduan sumber daya dan bahan bacaan terkait kesehatan mental kepada siswa.
Kepala SMPN 3 Sampolawa, Halim, S.Ag., M.M. menyambut baik inisiatif ini. Ia berharap program psikoedukasi ini akan membantu siswa dalam menghadapi tantangan emosional dan meningkatkan kesadaran akan pentingnya kesehatan mental.
Dengan semangat positif dan komitmen dalam membantu masyarakat, mahasiswa KKN ADi terus membuktikan bahwa pendidikan di luar kelas juga memiliki dampak besar dalam membentuk generasi yang lebih kuat secara mental dan emosional.(R)