Kasat News Kasat News

Breaking News

INALUM Gelar InJournal Chapter 1, Ajak Jurnalis Sumut Angkat Isu

Di Tengah Defisit dan SILPA Besar, Pengadaan iPad Pro Rp28

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI
  • Pemberitahuan Redaksi


 Sabri, Nelayan Botot 79 Tahun yang Setia Mencari Rezeki di Danau Siombak
Nasional

Sabri, Nelayan Botot 79 Tahun yang Setia Mencari Rezeki di Danau Siombak

by kasatnews November 4, 2025 0 Comment

Setiap pagi, di tepian Danau Siombak Marelan, tampak sosok tua mendayung pelan dengan sampan kayunya. Ia adalah Sabri (79), warga Lingkungan 7, Paya Pasir, Medan Marelan, yang setiap hari mencari botot atau barang bekas di permukaan air.

Sabri sudah hampir dua puluh tahun menekuni pekerjaan itu. Berbekal karung besar dan sebatang dayung, ia mengumpulkan plastik, botol, dan kaleng bekas yang terapung di danau yang kini ramai oleh kegiatan TMMD ke-126 Kodim 0201 Medan.

“Kalau pagi airnya tenang, saya berangkat. Kalau hujan, saya tunggu reda dulu,” ujar Sabri sambil menepuk sampannya. Ia mengaku sudah hafal setiap sudut danau karena hampir setiap hari bekerja di sana.

Dalam sehari, Sabri bisa mengumpulkan 20 hingga 30 kilogram botot. Hasilnya ia bawa pulang untuk dijual kepada pengepul. Harga botot bervariasi, antara Rp1.000 sampai Rp4.000 per kilogram, tergantung jenis dan kondisinya.

Jika sedang beruntung, Sabri bisa membawa pulang uang hingga Rp200 ribu per hari. Ia menyimpan sebagian hasilnya untuk kebutuhan dapur dan sebagian lagi untuk biaya sekolah cucunya. “Alhamdulillah, cukup buat makan dan sekolah cucu,” ujarnya dengan senyum lebar.

Sabri tinggal bersama istri, dua anak, dan dua cucu di rumah sederhana di kawasan Paya Pasir. Meski usianya hampir delapan dekade, semangatnya untuk bekerja tidak pernah surut. “Kalau duduk di rumah terus, badan malah sakit,” katanya sambil tertawa.

Warga sekitar sudah mengenal Sabri sebagai sosok pekerja keras. Ia tak malu mencari botot karena hasilnya halal. “Yang penting halal, walau dari sampah,” ucapnya ringan. Semangatnya menjadi teladan bagi warga lain di sekitarnya.

Selain mencari rezeki, tanpa disadari Sabri juga membantu membersihkan Danau Siombak dari sampah plastik. Setiap karung botot yang ia bawa, sedikit demi sedikit membuat danau itu tampak lebih bersih.

“Sekalian cari rezeki, sekalian bersihin danau juga,” katanya dengan wajah tenang. Di usia senjanya, Sabri tetap setia pada pekerjaannya, seolah Danau Siombak sudah menjadi sahabat lamanya.

Bagi Sabri, pekerjaan ini bukan sekadar mencari uang, melainkan bukti cinta pada alam dan semangat hidup yang tak pernah padam. “Selama saya masih kuat mendayung, saya tetap di danau ini,” ujarnya menutup percakapan sambil melangkah ke sampannya yang tua namun penuh kenangan.

Tags: #DanauSiombak #NelayanBotot #PayaPasirMarelan Kodim0201medan TMMD126
Previous post
Next post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Kilas Daerah

INALUM Gelar InJournal Chapter 1, Ajak Jurnalis

April 15, 2026
Batu Bara

Di Tengah Defisit dan SILPA Besar, Pengadaan

April 15, 2026
Batu Bara

Service Mobil Direktur RSUD Batu Bara BK

April 14, 2026
Nasional

Sosialisasi Perda Sistem Kesehatan Kota Medan, Edi

April 14, 2026
In Case You Missed
Kilas Daerah

INALUM Gelar InJournal Chapter 1,

April 15, 2026
Batu Bara

Di Tengah Defisit dan SILPA

April 15, 2026
Batu Bara

Service Mobil Direktur RSUD Batu

April 14, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.