Kasat News Kasat News

Breaking News

Edi Saputra Minta Pemko Intens : Masih Banyak Warga Kawasan

Di Tengah Isu Kelangkaan BBM, Pengisian Jerigen di SPBU Pakam

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI


 Presiden Ajak Masyarakat Syukuri Situasi Bangsa Indonesia di Tengah Krisis Global
Nasional

Presiden Ajak Masyarakat Syukuri Situasi Bangsa Indonesia di Tengah Krisis Global

by kasatnews Agustus 2, 2022 0 Comment

Kasatnews.id , Jakarta – Saat ini, hampir semua negara mengalami kesulitan seperti krisis pangan, energi, bahkan ekonomi akibat pandemi Covid-19 dan perang yang terjadi di Ukraina. Presiden Joko Widodo mengajak seluruh elemen bangsa untuk bersyukur karena sampai saat ini Indonesia masih mampu mengendalikan situasi yang sulit tersebut.

Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo dalam sambutannya pada acara Zikir dan Doa Kebangsaan 77 Tahun Indonesia Merdeka di halaman Istana Merdeka, Jakarta, pada Senin, 1 Agustus 2022.

“Marilah kita berdoa bersama, berzikir bersama memohon kepada Allah Swt. agar negara kita selalu dilimpahi oleh pangan dan energi dan kita tidak kekurangan akan hal itu. Dan kita berusaha berikhtiar bersama-sama agar kita justru melimpah dan bisa membantu negara-negara lain yang sedang kesulitan saat ini,” ujarnya.

Kepala Negara mengatakan bahwa saat ini Indonesia masih mampu mengendalikan harga energi yang sulit dilakukan oleh hampir semua negara. Presiden menilai bahwa hal tersebut patut untuk disyukuri.

“Subsidi terhadap BBM itu sudah sangat terlalu besar, dari Rp170-an (triliun), sekarang sudah Rp502 triliun. Negara mana pun enggak akan kuat menyangga subsidi sebesar itu. Tapi sekali lagi alhamdulillah kita masih kuat menahannya sampai sekarang yang patut kita syukuri bersama-sama,” tutur Presiden.

Selain itu, Presiden mengingatkan bahwa krisis pangan juga dialami oleh banyak negara yang menjadikan gandum sebagai makanan sehari-hari masyarakat. Presiden menyebut bahwa stok gandum masih tertahan karena perang yang terjadi di Ukraina dan mengakibatkan ratusan juta orang mengalami kelaparan.

“Mereka yang makan gandum baik yang di Asia, baik yang di Afrika, baik yang di Eropa apalagi yang makanan hariannya adalah gandum. Sekarang ini betul-betul berada pada posisi yang sangat, sangat, sangat sulit sekali. Sudah harganya mahal, barangnya tidak ada,” ucap Presiden.

Presiden Jokowi pun menuturkan bahwa bangsa Indonesia juga patut bersyukur karena berkat kerja keras dan ikhtiar seluruh lapisan masyarakat, harga beras di Indonesia tidak mengalami kenaikan dan masih cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Sekali lagi, alhamdulillah beras di Indonesia juga masih bisa kita cari dan tidak naik sama sekali, ini patut kita syukuri. Berkat kerja keras bapak, ibu saudara-saudara semuanya, berkat ikhtiar kita gotong royong bersama-sama,” ujar Presiden.

Selain krisis energi dan pangan, Presiden mengatakan bahwa krisis keuangan juga terjadi di beberapa negara. Presiden menuturkan, kesulitan-kesulitan tersebut dialami hampir semua negara.

“Inilah kesulitan-kesulitan yang dialami oleh hampir semua negara, tidak negara kecil, tidak negara besar, tidak negara kaya, tidak negara miskin, semuanya mengalami hal yang sama,” tuturnya.

(Eric/Kasat)

Tags: Doa bersama Krisis global Presiden Jokowi. Syukuran
Previous post
Next post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Kilas Daerah

Edi Saputra Minta Pemko Intens : Masih

Maret 7, 2026
Batu Bara

Di Tengah Isu Kelangkaan BBM, Pengisian Jerigen

Maret 7, 2026
Kilas Daerah

Ketua NasDem Tapteng Rahmansyah Sibarani Borong Takjil

Maret 7, 2026
Batu Bara

Pemkab Batu Bara Gelar Safari Ramadhan 1447

Maret 6, 2026
In Case You Missed
Kilas Daerah

Edi Saputra Minta Pemko Intens

Maret 7, 2026
Batu Bara

Di Tengah Isu Kelangkaan BBM,

Maret 7, 2026
Kilas Daerah

Ketua NasDem Tapteng Rahmansyah Sibarani

Maret 7, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.