Selamatkan 813 Ribu Jiwa, Polda Sumut Gagalkan Peredaran 72 Kg
Warga Sampaikan Duka Cita : Usut Penyebab Terjunnya Mobil Berplat Satgas ke Laut Tewaskan Tiga Orang
Kasatnews.id, Medan – Kalangan mahasiswa di Sumut menyampaikan duka cita mendalam terhadap tewasnya tiga orang akibat terjun atau masuknya mobil minibus berplat Satgas di tikungan Pal 7 Kecamatan Sosorgadong Kabupaten Tapteng, Sabtu (23/8/2025) pagi. Warga minta kepolisian agar menyelidiki penyebab kecelakaan maut tersebut
“Kita sampaikan duka cita mendalam atas kejadian tersebut. Namun kita juga minta kepolisian segera memberikan keterangan resmi dan mengusut tuntas penyebab kecelakaan maut tersebut,”kata seorang mahasiswa mengaku bernama Afriansyah menjawab wartawan, Minggu.
Dia mengaku kepolisian perlu memberikan keterangan resmi dan tegas terkait kecelakaan itu. Sebab di kalangan masyarakat Sumut terkhusus di Kabupaten Tapteng dan Kota Sibolga saat ini telah menjadi perbincangan hangat dan tanda tanya.
“Kalangan warga saat ini bertanya tanya apa penyebab kejadian tersebut. Apakah murni kecelakaan tunggal, human error atau ada penyebab negatif lainnya seperti supir dan penumpang yang ada dalam kondisi sadar atau dalam pengaruh minuman keras hingga penggunaan obat terlarang narkotika,”katanya.
Untuk itu dia juga berharap kepada kepolisian agar melakukan tes urine bagi korban dan penumpang yang selamat khususnya dua orang, yang sempat disebut – sebut warga diduga sempat melarikan diri atau menghilang dari tempat kejadian. “Pemeriksaan tes urine ini perlu dilakukan guna memastikan pengemudi hingga para penumpang, apakah benar tidak dalam kondisi pengaruh minuman keras atau narkotika. Sehingga tidak menjadi tanda tanya di masyarakat,” katanya.
Hal berbeda disampaikan seorang wanita mengaku bernama Ainun, meminta kepolisian agar memberikan pernyataan resmi soal plat nomor polisi S 47 GAS. “Apakah plat nomor tersebut resmi atau legal sesuai dengan kenderaan yang dipakai. Begitu boleh tidaknya plat kenderaan menggunakan nama sesuka hatinya pengendara,” katanya.
Untuk diminta kepada pihak kepolisian membuka kebenaran legalitas plat maupun surat-surat (BPKB & STNK) kendaraan tersebut, karena kita kasihan buat keluarga korban yang nantinya bisa terkendala dalam apabila ingin proses dalam asuransi jiwa,dll. Maka kita mintak polisi harus serius memeriksa pemilik kendaraan tersebut atas yang bertanggungjawab dalam penggunaan plat mobil tersebut.
Sementara itu, Kasat Lantas Polres Tapteng ketika dikonfirmasi melalui telepon selularnya hingga berita ini disampaikan ke meja redaksi belum menjawab..(jam)