Kasat News Kasat News

Breaking News

Kombes Pol Ferry Walintukan Bawa Humas Polda Sumut Raih Dua

Razia Gabungan BNNK Sergai Amankan 50 Pengguna Narkoba di THM

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI
  • Pemberitahuan Redaksi


 Anggota DPRD Sumut Rahmat Rayyan Nasution Minta Pembunuh Anggota Paskibraka di Madina Dihukum Mati
Kilas Daerah

Anggota DPRD Sumut Rahmat Rayyan Nasution Minta Pembunuh Anggota Paskibraka di Madina Dihukum Mati

by kasatnews Agustus 5, 2025 0 Comment

Kasatnews.id, Medan  – Tragedi memilukan menimpa Diva Febriani (15), siswi SMA Negeri 1 Natal sekaligus anggota Paskibraka Kecamatan Natal, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara. Gadis berprestasi ini ditemukan tewas terkubur di area perkebunan kelapa sawit Desa Taluk pada Kamis, 31 Juli 2025, setelah dua hari dinyatakan hilang.

Menyikapi hal itu, Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Partai Gerindra, Rahmat Rayyan Nasution saat dihubungi wartawan dari Medan, Selasa (5/8/2025) menyampaikan belasungkawa dan duka yang sangat mendalam atas kabar yang cukup mengejutkan tersebut. Rahmat Rayyan mengaku bersedih mengingat almarhumah atau korban merupakan salah satu puteri terbaik Kabupaten Madina.

“Sebab adinda almarhumah kita ini akan mengabdikan seluruh hidupnya bagi negeri khususnya nama baik Kabupaten Madina. Yakni untuk berkibarnya sang Merah Putih di langit nusantara pada puncak peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan RI Tahun 2025,”kata Rahmat Rayyan yang juga Bendahara Fraksi Partai Gerindra DPRD Sumut.

Untuk itu, Rahmat Rayyan meminta kepada aparat penegak hukum untuk menghukum seberat-beratnya oknum pelaku tersebut. ” Bila perlu pelaku dihukum mati, sebab perbuatan pelaku bukan hanya merugikan dan merasa kehilangan bagi keluarga korban, tapi juga bagi daerah di Kabupaten Madina hingga bangsa dan negara,”tegas Rahmat Rayyan yang juga anggota dewan dari daerah pemilihan (Dapil) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel).

Lebih lanjut Rahmat Rayyan berharap lewat kasus ini harus menjadi perhatian serius bagi kalangan masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat khususnya aparat penegak hukum. “Telusuri dengan cermat apa sesungguhnya motif pelaku sehingga tega berbuat keji terhadap korban. Jika tindakan tersebut didasari narkoba atau butuh uang karena disebabkan judi online, maka diharapkan kita semua harus tegas melakukan pemberantasan narkoba dan judo online,”katanya.

Sebab, lanjut Rahmat Rayyan, narkoba dan judi online yang semakin merebak di tanah air bahkan hingga ke Madina dikhawatirkan bisa berdampak menimbulkan perbuatan kejahatan. “Untuk itu, kita berharap dan mengajak semua pihak untuk bersama sama aktif dalam upaya pemberantasan narkoba hingga judi online,”katanya.

Sebelumnya diberitakan, fakta mengejutkan terungkap: Anggota Paskibraka sebelum dibunuh, korban dirampok dan diruda paksa oleh pelaku yang tak lain adalah tetangganya sendiri, Yunus Saputra (25). Kasat Reskrim Polres Madina, AKP Ikhwanuddin Nasution, menjelaskan bahwa pelaku awalnya berniat merampas sepeda motor korban dan melakukan tindakan asusila.

“Motif pelaku diduga ingin merampas sepeda motor korban dan mencabulinya. Namun, saat korban melawan, pelaku panik dan menganiaya hingga korban meninggal dunia. Setelah itu, pelaku mengubur jasad korban untuk menghilangkan jejak,” ujar AKP Ikhwanuddin.

Pelaku Yunus Saputra ditangkap pada Jumat pagi, 1 Agustus 2025, di rumah iparnya di Desa Bonda Kase setelah polisi bersama Babinsa mengepung lokasi. Yunus diketahui sempat berpura-pura ikut mencari Diva bersama warga sebelum akhirnya ditangkap.

Yunus merupakan warga Desa Sikara-kara IV, Kecamatan Natal, yang tinggal tak jauh dari rumah korban. Ia dikenal sebagai pekerja serabutan dan pernah bekerja sebagai petugas keamanan di PT RMM. Ironisnya, saat melakukan aksi keji ini, istrinya tengah hamil tujuh bulan. Sang istri bahkan sempat curiga karena Yunus pulang dengan tubuh penuh lumpur malam saat kejadian.

Jenazah Diva dimakamkan di TPU Desa Sikara-kara Kampung karena TPU desanya terendam banjir. Ratusan pelajar SMAN 1 Natal, masyarakat, dan rekan-rekan Paskibraka mengiringi prosesi pemakaman. Tangis pecah saat iring-iringan mobil ambulans yang membawa jasad Diva melintas di sepanjang jalan desa.

Dua kali salat jenazah dilakukan, masing-masing di Sikara-kara IV dan Sikara-kara Kampung. Keranda Diva diusung oleh teman-teman Paskibraka sebagai bentuk penghormatan terakhir bagi gadis yang dikenal ceria dan berprestasi itu.(jam)

Previous post
Next post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Kilas Daerah

Kombes Pol Ferry Walintukan Bawa Humas Polda

April 17, 2026
Kriminal

Razia Gabungan BNNK Sergai Amankan 50 Pengguna

April 17, 2026
Nasional

Dari Energi Bersih hingga Inovasi Sosial: Jejak

April 17, 2026
Nasional

Wajah Ombudsman Tercoreng: Ketua Baru Jabat 6

April 17, 2026
In Case You Missed
Kilas Daerah

Kombes Pol Ferry Walintukan Bawa

April 17, 2026
Kriminal

Razia Gabungan BNNK Sergai Amankan

April 17, 2026
Nasional

Dari Energi Bersih hingga Inovasi

April 17, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.