INALUM Gelar InJournal Chapter 1, Ajak Jurnalis Sumut Angkat Isu
Rp80 Juta Dana Bimtek Bapenda Batu Bara Disorot, Digelar Akhir Tahun Tanpa Output Jelas
Kasatnews.id, Batu Bara — Realisasi belanja Bimbingan Teknis (Bimtek) di Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Batu Bara Tahun Anggaran 2024 mulai menuai sorotan tajam. Pasalnya, anggaran senilai Rp80.000.000 yang dibayarkan pada 16 Desember 2024 diduga minim transparansi dan tak disertai kejelasan output kegiatan.
Berdasarkan data SP2D, pembayaran dilakukan dengan mekanisme LS (langsung) dengan nilai bersih yang diterima sebesar Rp70.630.631, setelah dipotong pajak Rp9.369.369. Namun hingga kini, tidak ada informasi terbuka terkait lokasi, durasi, jumlah peserta, materi, maupun penyedia jasa Bimtek tersebut.
Pelaksanaan Bimtek di akhir tahun anggaran kembali memunculkan kecurigaan pola klasik penghabisan anggaran. Praktik ini kerap disinyalir hanya bersifat administratif, bahkan berpotensi fiktif, demi mengejar serapan APBD.
Tak hanya itu, identitas penyedia jasa pelatihan Bimtek atas nama DR. KOMALA SARI, S.T. MSI, MH, CPCE, CPPPLS belum dapat diungkap ke publik. Apakah kegiatan ini melalui mekanisme pengadaan yang sah? Apakah tercantum di SIRUP/LPSE? Atau justru mengarah pada penyedia “langganan” yang berulang muncul di berbagai OPD?
Persoalan lain yang tak kalah krusial adalah rincian potongan pajak. Tanpa penjelasan jenis PPh atau PPN, muncul dugaan pajak hanya dijadikan tameng administrasi, bukan kewajiban fiskal yang jelas dan terukur.
Sejumlah pihak mendesak Plt Kepala Bapenda Batu Bara Dr Mei Linda Suryanti S.Stp, M. Ap untuk membuka seluruh dokumen pendukung, mulai dari kontrak, laporan pelaksanaan, daftar hadir, hingga bukti output kegiatan.
Jika tidak, belanja Bimtek ini berpotensi masuk kategori pemborosan anggaran daerah yang layak diaudit lebih dalam oleh aparat pengawas.
Hingga berita ini diterbitkan, Bapenda Batu Bara belum memberikan klarifikasi resmi. Publik menanti, apakah dana puluhan juta tersebut benar-benar menghasilkan peningkatan kapasitas aparatur, atau sekadar jejak anggaran yang menguap di penghujung tahun.
(Tim/Kasat)