Kasat News Kasat News

Breaking News

Kesra Batu Bara Diduga “Main Sapi” Iduladha 2025, Selisih Harga

Fokal IMM Sumut Minta Persoalan Rangkap Jabatan Sekdaprovsu Jangan Jadi

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI
  • Pemberitahuan Redaksi


 Kesra Batu Bara Diduga “Main Sapi” Iduladha 2025, Selisih Harga Capai Ratusan Juta?
Batu Bara

Kesra Batu Bara Diduga “Main Sapi” Iduladha 2025, Selisih Harga Capai Ratusan Juta?

by kasatnews Mei 19, 2026 0 Comment

Kasatnews.id | Batu Bara — Dugaan permainan anggaran pengadaan sapi Hari Raya Iduladha 2025 di lingkungan Pemerintah Kabupaten Batu Bara mulai mencuat ke permukaan. Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdakab Batu Bara disorot setelah muncul perbedaan mencolok antara nilai pembayaran sapi yang dibebankan kepada OPD dengan kondisi fisik ternak yang ditemukan di lapangan.

Dari hasil investigasi dan penelusuran yang dihimpun, setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) diduga diminta menyetor anggaran pengadaan 1 ekor sapi dengan nilai sekitar Rp14,5 juta per ekor. Jika dikalkulasikan dari sekitar 40 OPD, maka total dana yang beredar diperkirakan mencapai Rp580 juta pada pelaksanaan Iduladha Tahun 2025.

Namun persoalan muncul ketika dokumentasi sapi yang beredar memperlihatkan kondisi ternak yang dinilai jauh dari harga fantastis tersebut. Sejumlah sapi tampak kecil, kurus, bahkan diduga hanya memiliki bobot sekitar 50–60 kilogram.

Padahal, berdasarkan kisaran harga pasar ternak di Sumatera Utara tahun 2025, sapi dengan ukuran tersebut diperkirakan hanya bernilai sekitar Rp3 juta hingga Rp5 juta per ekor tergantung kondisi dan kualitas ternak.

Perbedaan mencolok itu memunculkan dugaan kuat adanya penggelembungan harga atau markup dalam proses pengadaan sapi Iduladha tersebut.

Jika benar harga riil pembelian sapi hanya berada di kisaran Rp3,5 juta hingga Rp5 juta per ekor, sementara OPD dibebankan Rp14,5 juta, maka terdapat potensi selisih anggaran mencapai Rp380 juta hingga Rp440 juta dari total sekitar 40 ekor sapi.

Situasi ini semakin memunculkan pertanyaan serius terkait siapa yang menentukan harga sapi, siapa pihak penyedia, bagaimana mekanisme pengadaan dilakukan serta apakah terdapat pihak lain yang ikut menikmati selisih anggaran tersebut.

Ironisnya, hingga kini belum terlihat adanya penjelasan terbuka terkait spesifikasi sapi, bukti timbang ternak, maupun dasar penetapan harga pengadaan kepada publik.

Pengadaan hewan kurban yang seharusnya menjadi bagian dari kegiatan sosial dan ibadah justru terancam berubah menjadi polemik dugaan bancakan anggaran apabila tidak dijelaskan secara transparan.

Hasil investigasi juga menemukan adanya dugaan pola pengadaan yang tertutup dan minim keterbukaan. Kondisi tersebut dinilai rawan menimbulkan praktik perantara maupun permainan harga di belakang layar.

Pengamat menilai, apabila benar terdapat ketidaksesuaian antara nilai pembayaran dan kondisi fisik sapi yang diterima, maka hal tersebut bukan lagi sekadar persoalan administrasi, melainkan dapat mengarah pada dugaan penyimpangan penggunaan anggaran.

Karena itu, aparat pengawas internal pemerintah, Inspektorat, hingga aparat penegak hukum diminta turun melakukan audit menyeluruh terhadap total pengadaan sapi, alur pembayaran, dokumen pertanggungjawaban, bukti pembelian, hingga bobot riil ternak yang disalurkan pada Iduladha 2025.

Menanggapi hal tersebut, Kabag Kesra Setdakab Batu Bara membantah tudingan bahwa sapi yang dibeli pada tahun 2025 rata-rata hanya berbobot 50–60 kilogram. Ia menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar. Menurutnya, pengadaan sapi kurban itu bersifat nonbudgeter (nonbudget) dan seluruh hewan kurban yang disalurkan telah melalui proses seleksi kesehatan sebelum didistribusikan.

Namun saat diminta menunjukkan dokumen maupun syarat pengadaan sapi sebagai bentuk pembuktian, Kabag Kesra mengaku tidak lagi menyimpan berkas pembelian sapi tahun lalu.

Sementara itu, publik kini menunggu keberanian Bagian Kesra Setdakab Batu Bara untuk membuka seluruh data pengadaan secara terang benderang agar tidak menimbulkan asumsi liar di tengah masyarakat.

Sebab semakin lama persoalan ini dibiarkan tanpa klarifikasi resmi, dugaan adanya praktik markup dan pihak-pihak yang menikmati keuntungan dari pengadaan sapi Iduladha 2025 akan semakin sulit terbantahkan. (Tim/Kasat)

Tags: 40 ekor Bag. Kesra Harga 14.5 juta/ekor Idul adha Markup Pengadaan sapi 2025 Sapi kurus dan bobot ringan
Previous post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Batu Bara

Kesra Batu Bara Diduga “Main Sapi” Iduladha

Mei 19, 2026
Nasional

Fokal IMM Sumut Minta Persoalan Rangkap Jabatan

Mei 19, 2026
Batu Bara

Dinsos Batu Bara Berikan Hak Jawab Terkait

Mei 19, 2026
Batu Bara

Diduga Jadi Bancakan, Anggaran Bansos Dinsos Batu

Mei 16, 2026
In Case You Missed
Batu Bara

Kesra Batu Bara Diduga “Main

Mei 19, 2026
Nasional

Fokal IMM Sumut Minta Persoalan

Mei 19, 2026
Batu Bara

Dinsos Batu Bara Berikan Hak

Mei 19, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.