Raih Opini WTP 2025, Masyarakat Pertanyakan Dampak Nyata bagi Batu
Heboh, Warga Perumahan Grand Asia City Gantung Diri, Penyebab nya Terlilit Utang “Kewer-Kewer”
Kasatnews.id , Batu Bara – Kembali masyarakat Kec. Talawi di hebohkan dengan temuan mayat perempuan gantung diri di lokasi Perumahan Grand Asia City Blok G Nomor 38 Lingk V, Kel. Labuhan Ruku, Kec. Talawi, Kab. Batu Bara sekira pukul 11.00 wib, Minggu (26/3/2023).
Mendapat informasi adanya warga yang melakukan aksi nekat gantung diri tersebut, personil Piket Satfung Polsek Lab. Ruku langsung terjun kelokasi guna melakukan Cek TKP di kejadian tersebut.
Didapati seorang perempuan berinisial SP (28) seorang IRT tak bernyawa saat setelah diturunkan dari tali gantungan, untuk sementara sebab kejadian gantung diri diketahui himpitan beban hidup sehingga SP nekat menghabisi nyawanya dengan menggantung diri.
Sebelumnya, menurut adik kandung korban Aḥmad Badawi, sekira enam bulan yang lalu korban pernah berusaha bunuh diri dengan cara gantung diri dan ketahuan oleh keluarga. Serta pernah berusaha bunuh diri dengan meminum racun, dan masih dapat diselamatkan. Namun kali ini korban tidak dapat terselamatkan lagi.
Suami korban Awaluddin (33) mengatakan bahwa korban sewaktu pagi sekira pukul 07.30 wib masih menyiapkan peralatan jualan yang akan dibawa suaminya ke pasar Tanjung Tiram, kemudian suami Korban tanpa menaruh curiga pergi berpamitan dengan korban.
Sekira pukul 11.00 wib, Awaluddin kembali pulang ke rumah mendapati pintu rumah terkunci, dengan rasa was-was awaluddin memanggil istrinya dari luar rumah agar sang istri membuka kan pintu, Namun berkali-kali teriakan suami tak kunjung ada sahutan.
Lalu suami Korban mendobrak pintu depan rumah, Dan ternyata Korban sudah dalam posisi tergantung dengan seutas kain gorden yang dikaitkan pada paku di kusen pintu kamar. Dan saat itu korban sudah dalam keadaan tidak bernyawa
Selanjutnya, korban bersama warga sekitar di turunkan bersama dan pihak Satfung polsek Lab. Ruku bersama Sat Reskrim Polres Batu Bara turun ke TKP dan melakukan tindakan SOP kepolisian yang di dampingi oleh Dr. SITI HARTIFAH dari Puskesmas Labuhan Ruku guna melakukan pemeriksaan pada tubuh korban, dan dari hasil pemeriksaan tidak di temukan tanda tanda kekerasan.
Suami korban kembali menjelaskan bahwa saat ini kondisi perekonomian keluarganya sedang terpuruk, dan terlilit hutang.
(Kasat)