Sekolah Rakyat Batu Bara: Anggaran Konsultasi Rp340 Juta Tercatat, Lokasi
Dugaan MTQ Fiktif Di Sei Balai, Anggaran Rp63 Juta Dipertanyakan?
Kasatnews.id | Batu Bara – Dugaan penyimpangan anggaran kegiatan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Kecamatan Sei Balai Tahun 2024 mencuat dan menuai sorotan tajam publik.
Data keuangan (SP2D) Kantor Kecamatan Sei Balai Ta 2024 menunjukkan adanya Permintaan Tambahan Uang (TU) sebesar Rp63.517.600 yang diajukan Bendahara Pengeluaran Kecamatan Sei Balai pada 27 Februari 2024 untuk kegiatan MTQ tingkat kecamatan.
Namun, keberadaan kegiatan tersebut kini dipertanyakan. Meski beredar narasi bahwa MTQ dilaksanakan di Desa Sei Balai dan dihadiri Camat Sei Balai sendiri yakni Wali Wala Azhari Sagalq S. Pd,. M.,H.
Hingga saat ini tidak ditemukan bukti administratif maupun dokumentasi yang memadai untuk mendukung klaim kegiatan MTQ Kec. Sei Balai tahun 2024 tersebut.
Kejanggalan ini semakin menguat setelah Kabag Kesra Kabupaten Batu Bara Yusrizal dikonfirmasi media ini mengaku tidak mengetahui adanya kegiatan MTQ tingkat Kecamatan Sei Balai tahun 2024, (12/4/2026).
” Memang kami ada mengirim surat kepada Kecamatan Sei Balai untuk partisipasi MTQ Kabupaten Batu Bara 2024, Kalo pihak Kecamatan Sei Balai Gak tau pula buat atau tidak (MTQ).” Ujar Yusrizal
Pernyataan Yusrizal dengan kegiatan MTQ Desa Sei Balai menimbulkan kontradiksi serius terhadap penggunaan anggaran MTQ Kec. Sei Balai dengan menelan biaya puluhan juta rupiah tersebut.

Sementara itu, Camat Sei Balai Wali Wala Azhari Sagala dihubungi belum membuka akses informasi guna memberikan klarifikasi. Minimnya transparansi memperkuat dugaan adanya penyalahgunaan wewenang hingga potensi kegiatan fiktif.
Dengan nilai anggaran yang signifikan, publik menuntut penjelasan terbuka dan pertanggungjawaban yang jelas. Jika kegiatan benar dilaksanakan, bukti harus ditunjukkan. Jika tidak, maka penggunaan anggaran tersebut patut diduga sebagai penyimpangan.
Inspektorat Kabupaten Batu Bara didesak segera turun melakukan audit investigatif. Apabila ditemukan kerugian negara, aparat penegak hukum diminta bertindak tegas.
Hingga berita ini diturunkan, pihak Kecamatan Sei Balai belum memberikan keterangan resmi.
(Tim/Kasat)