Disampaikan di Kegiatan Reses, Edi Saputra Ajak Warga Jauhi Narkoba,
Diduga Masuk Dalam Lingkaran “Setan” TSM, Plt Kadisdik Batu Bara Blokir HP Wartawan Hindari Konfirmasi.?
Kasatnews.id , Batu Bara – Potret buram dunia pendidikan di Batu Bara, dari anak putus sekolah hingga anak-anak menjadi minta sedekah akibat dampak korupsi menjadi pemandangan setiap hari di Batu Bara. Dampak Korupsi itu cukup luas, sudah berapa orang pejabat Dinas Pendidikan Kab. Batu Bara yang ditangkap penegak hukum lantaran menyalahgunkan wewenang dan jabatan hingga sumber daya manusia stagnan dari taraf pendidkan standar.
Dari beberapa kasus dugaan penyelewengan dan penyimpangan di Dinas Pendidikan Kabupaten Batu Bara dari tahun 2021 hingga 2025 menjadi perhatian khusus bagi pengamat dunia pendidikan hingga masyarakat luas di Batu Bara.
Berbagai isu kasus Korupsi dari dana anggaran Pendidikan dengan cara modus penyelewengan hingga dana bantuan pendidikan, seperti dana Bimtek, pungutan jabatan, pemotongan anggaran atau penggelapan dana pendidikan, Suap, dan penyimpangan PBJ (kontruksi) yang sering terjadi di tingkat sekolah – sekolah di Batu Bara.
Hal itu merupakan potensi kerugian negara dan berdampak serius bagi masa depan anak-anak akibat penyelewengan dana bantuan pendidikan yang sangat besar, hingga mencapai ratusan miliar rupiah raib entah kemana.
Dari faktor Penyebab terjadi nya kasus Korupsi dinilai Kurangnya mekanisme evaluasi holistik untuk mencegah terjadinya korupsi. Pengawasan yang tidak efektif hingga memungkinkan para pejabat dilingkungan dinas pendidikan itu sendiri menjadi para pelaku penyimpangan.
Dari sisi lain dampak angka putus sekolah meningkat karena kurangnya dana bantuan pendidikan yang diterima oleh pelajar. Hingga kualitas pendidikan menurun disebabkan penyalahgunaan anggaran yang tidak tepat sasaran. Hingga potret buram dari anak – anak putus sekolah yang masih belia turun ke jalan untuk mencari rupiah dengan meminta sedekah. Pemandangan ini sering di jumpai di beberapa daerah di Batu Bara.
Untuk itu, diperlukan langkah dan upaya guna penanganan untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran pendidikan yang semakin tertutup dari kata transparan dan akuntable serta meningkatkan pengawasan dan evaluasi terhadap penggunaan anggaran pendidikan.
Dikonfirmasi Plt Kadisdik Batu Bara Wali Wala Azahari Sagala S.Pd,. MH untuk dimintai keterangan nya terkait target kinerja yang akan dicapai, Plt Kadisdik Wali Wala Sagala yang di tunjuk Bupati Baharuddin tidak dapat menjalankan tufoksi nya guna memaparkan program kerja yang harus di capai Dinas Pendidikan lantaran sudah melakukan pemblokiran HP awak media ini. Senin (20/10/2025).
Guna antisipasi segala sesuatau yang dapat membuat dunia pendidikan di Batu Bara semakin terpuruk, penting diambil kira agar para pejabat bersikap transparan dan terintegritas, serta mengharapkan partisipasi masyarakat dalam mengawasi penggunaan anggaran pendidikan agar dapat meminimalisir terjadinya penyimpangan dan penyelewengan yang berulang- ulang terjadi dilingkungan pejabat Dinas Pendidikan agar tidak ada lagi pejabat Disdik menjadi tersangka korupsi.
(Tim/Kasat)