Sosper Sistem Kesehatan Medan, Ade Taufiq: Jangan Ada Rumah Sakit
Pelantikan Kasek, Sekdisdik Pemprovsu Tak Mau Dikonfirmasi Wartawan
Kasatnews.id , Medan – Gubernur Provinsi Sumatera Utara (Gubsu) Edy Rahmayadi melantik sejumlah Kepala Sekolah (Kasek) di ruang lingkup Dinas Pendidikan Pemerintahan Provinsi Sumatera Utara pada Jum’at (04/08/23) dini hari, yang berlangsung di Aula Tengku Rizal Nurdin, jalan Jenderal Sudirman No. 41, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (Kadisdik) Dr. H. Asren Nasution. MA yang diwakilkan Sekertaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara (sekdis) Kurnia Utama S.T, dalam kegiatan Pelantikan Kepala Sekolah Se-Sumatera Utara Sebagai Pelaksana Tugas (plt) ke Arah Definitif.
Dari pantauan Media, Giat Kadisdik Asren yang kerab terbuka kepada seluruh wartawan online maupun wartawan cetak di Sumut baik didaerah dan Kota, informasi – informasi yang diperoleh wartawan dari mantan Prajurit TNI AD itu langsung dirilis dan dibaca di lapisan masyarat.
Tapi, giat itu tidak mencontohkan hal yang baik di tubuh Sekdis Kurnia Utama, S.T. secara sengaja mengabaikan wartawan daerah yang ada di Sumut, sehingga terkesan kangkangkan UU Undang-Undang No. 14 tahun 2008, tentang Keterbukaan Informasi Publik (KIP) yang terdiri dari 64 pasal dengan inti KETERBUKAAN dan dugaan kuat Asren salah pilih teman kerja yang tidak Sejati seperti dirinya sehingga kini berbaring dirumah sakit karena kelelahan bertugas, terpantau memikirkan kemajuan Pendidikan di Sumatera Utara Bermartabat.
Terkait tertutupnya Sekdis Pendidikan, wartawan media ini tidak mendapatkan informasi berapa jumlah Kasek Sekolah Menengah Atas Negeri (SMA.N) dan Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMK.N) yang dilantik dan Regulasi kegiatan ini secara langsung melalui aplikasi terkini WhatsApp yang sebelumnya sudah mencoba berkomunikasi selama Empat Hari berturut dengan respon Reject Call hingga berita ini dimuat.
Hingga kini, media belum mengkonfirmasi kepada Asren selaku Kadisdik dikarenakan dalam keadaan kurang sehat sehingga kini masih berbaring di salah satu Rumah Sakit yang ada di negara jiran, prilaku Kurnia Utama akan dilanjutkan Ke Komisi – E DPRD-SU dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumut agar ketertutupan ini tidak terjadi lagi di tubuh Dinas Pendidikan Pemprovsu sehingga Pendidikan tetap bermartabat.
(Adn)