Kasat News Kasat News

Breaking News

Tradisi Batu Bara Tak Sekadar Seremonial, Bank Sumut Nilai Beri

Sinergi Pemkab Batu Bara dan Kodam I/BB Bangun Jembatan Bailey

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI


 Diduga Salah Tangkap dan Tembak, Polsek Medan Area Akan Diprapid dan Digugat Perdata
Kriminal

Diduga Salah Tangkap dan Tembak, Polsek Medan Area Akan Diprapid dan Digugat Perdata

by kasatnews Februari 13, 2026 0 Comment

Kasatnews.id, Medan- Terkait Polsek Medan Area diduga salah tangkap dan melakukan penganiayaan hingga ditembaknya kaki kiri M. Azizan alias Azi (20) dengan tuduhan melakukan pencurian sepeda motor milik dokter muda, Elpa Syahroni Nasution (31), warga Jalan Jermal XI, Komplek Graha Rahayu Kelurahan Denai, pada Minggu (25/1/2026) kemarin.

Orangtua Aji, Surianto (58) dan Kurnia (55), merasa keberatan dan segera melaporkan ke Propam Polda Sumut dan Gugatan Perdata di Pengadilan Negeri Medan dan Pra Peradilan.

Dr. M. Sa’i Rangkuti,SH,MH, selaku kuasa hukum M Azizan alias Aji, menjelaskan terkait keberatan kedua orangtua klientnya (M.Azizan) terhadap tuduhan dan tindakan penembakan yang dialami klientnya beserta keluarga akan menempuh upaya hukum, baik melaporkan tindakan oknum yang melakukan penembakan dan upaya tuntutan ganti rugi melalui gugatan perdata di Pengadilan Negeri Medan.

“Semoga kedepan Polri harus profesional, berintegritas, jaga marwah Institusi dengan mengayomi dan melindungi masyarakat dan tidak boleh main hakim sendiri atau Eighenrichting. Dan kami yakin seluruh masyarakat akan memerangi penjahat-penjahat jalanan yang sadis, namun tidak boleh menghukum atau menindak orang yang patut diduga bukan sebagai pelaku yang telah diberitakan dan beredar luas ditengah tengah masyarakat,” ungkap Sa’i Rangkuti yang juga Tim Hukum Prabowo-Gibran di TKD Sumatera Utara Ini.

Sebelumnya, M.Azizan yang biasa dipanggil Azi (20), warga Jalan Datuk Kabu, Pasar 3 Tembung, Kec Percut Sei Tuan, diduga mengalami siksaan dan tembakan pada kaki kirinya oleh oknum Unit Reskrim Polsek Medan Area.

Hal itu dikarenakan Azi dituduhkan terlibat dalam aksi pencurian sepeda motor Yamaha Nmax warna hijau nomor polisi BK 4432 ALU dari rumah seorang Dokter muda, Elpa Syahroni Nasution (31), warga Jalan Jermal XI, Kompleks Graha Rahayu Kelurahan Denai, pada Minggu (25/1/2026) sekira pukul 04.48 WIB, dimana aksi pencurian itu terekam CCTV dan viral di Media sosial dan berdasarkan Laporan Polisi Nomor, LP/ B / 53 / I /2026/SPKT/POLSEK MEDAN AREA/ POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMUT.

Padahal menurut Azi yang saat itu didampingi kuasa hukumnya, Dr M.Sa’i Rangkuti,SH,MH, Muhammad Ilham SH, Rizky Fatimantara Pulungan,SH dan Nirmala Indraloka,SH, ketika ditemui wartawan di Ruang Tahanan RS Bhayangkara, Medan, Senin (9/2), bahwa dirinya tidak mengetahui apalagi terlibat dalam aksi pencurian itu.

“Saya sama sekali tidak tahu mengenai pencurian itu, apalagi terlibat. Saya tahunya ada pencurian itu, ketika saya ditangkap polisi, saat itu, Jumat siang (30), tiba-tiba ada teman yang tak begitu kali dekat dan malah tak tahu namanya, dari pagi hingga siang, berulang kali menyuruh saya mendatangi tempat kos M. Bambang Hermanto (19), didaerah jalan Beringin Pasar 7, Desa Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan, padahal saat diajak ke Kos Bambang, saya lagi perbaiki sepeda motor milik saya. Memang ada kecurigaan saya terhadap kawan yang menyuruh saya datangi kost Bambang,” ujar Aji.

Lanjut anak dari Surianto (58) dan Kurnia (55)) yang tampak ketakutan karena trauma akibat dugaan penyiksaan oleh oknum Polsek Medan Area kembali menuturkan bahwa saat dirinya sampai di Kos Bambang, hanya tak sampai satu menit, beberapa orang yang mengaku polisi, salah satu polisi langsung memiting dari belakang, sambil juga menyebut “mana Bambang” Lalu dirinya dan Bambang diborgol dan dimasukkan ke dalam mobil.

“Saat itu saya bingung, salah apa saya ditangkap juga, tak sampai 1 menit saya sampai di kos si Bambang.setelah itulah saya akhirnya tahu bahwa saya yang tak melakukan pencurian itu, dilibatkan si Bambang, padahal dari awal saya sudah saya sampaikan sama pak polisi itu, saya tidak tahu sama sekali,” ungkapnya dengan suara bergetar penuh trauma ketakutan.

Tak hanya sampai disitu, Azizan dan Bambang dibawa berkeliling hingga singgah di salah satu gudang yang tak diketahui dimana tempatnya.

“Saya tidak tahu dimana tempatnya, cuma yang saya tahu sebuah gudang. Saat itulah mata saya dilakban, lalu pukulan demi pukulan, baik dengan tangan, kaki hingga menggunakan kayu saya terima. Tangan saya, kaki saya, badan saya, semua dipukuli, hingga jeritan kata ampun saya, seakan tak digubris mereka. Dan saya berdua dengan Bambang seperti binatang disuruh saling pukul-pukulan pada wajah kami. Semua itu mereka lakukan agar saya mengakui apa yang tak saya lakukan dan mengakui salah satu pelaku dalam rekaman CCTV dengan menggunakan masker itu adalah saya. Tak tahan saya menerima siksaan itu, akhirnya saya menurut dan mengakui apa yang mereka mau,” bebernya dengan wajah ketakutan dan menahan tangis.

Mengakhiri, Azizan alias Aji kembali menyebutkan bahwa dirinya dengan mata tertutup lakban dan tangan terborgol, pada saat itu juga, tiba tiba disuruh telungkup. Dan tak lama kemudian dirinya mendengar letusan “Dor” bersamaan itu dirinya merasakan perih yang terhingga pada bagian betis mendekati lutut kaki kirinya.

“Saat itulah saya baru menyadari bahwa kaki kiri saya ditembak. Kemudian sebelum dibawa ke Kantor Polisi yang akhirnya saya tahu Polsek Medan Area, saya dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk diobati sekedarnya saja,” pungkasnya. (MRH/R)

Tags: Perdata. Polsek medan area Prapid Salah tangkap dan tembak
Previous post
Next post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Batu Bara

Tradisi Batu Bara Tak Sekadar Seremonial, Bank

Februari 19, 2026
Batu Bara

Sinergi Pemkab Batu Bara dan Kodam I/BB

Februari 19, 2026
Batu Bara

99 Perkara Inkracht, Kejari Batu Bara Musnahkan

Februari 18, 2026
Kilas Daerah

136 Personel Dianugerahi Satyalancana, Polda Sumut Tegaskan

Februari 18, 2026
In Case You Missed
Batu Bara

Tradisi Batu Bara Tak Sekadar

Februari 19, 2026
Batu Bara

Sinergi Pemkab Batu Bara dan

Februari 19, 2026
Batu Bara

99 Perkara Inkracht, Kejari Batu

Februari 18, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.