Begal Sadis Siang Hari di Marelan-Belawan Dibongkar, Polda Sumut Kejar
Tokoh Pemuda Tapteng Ajak Masyarakat Gunakan Hak Pilih di Pilkada, Nofrizal : Lebih Baik Kita ‘Mar-Kedan’ Daripada Jadi Anak Mama
Kasatnews.id, Medan – Tokoh pemuda Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) berasal dari Kecamatan Barus, Nofrizal Pasaribu mengajak kalangan masyarakat di daerah tersebut agar menggunakan hak pilihnya di Pilkada yang akan digelar pada tanggal 27 Nopember 2024. Sebab suara masyarakat sangat menentukan dalam keberlanjutan pembangunan di Tapteng yang sudah semakin baik berkembang dan maju
Pernyataan itu disampaikan Nofrizal.Pasaribu dalam siaran persnya kepada wartawan, Selasa (12/11/2024) menyikapi kondisi di Tapteng jelang pelaksanaan Pilkada 2024 yang semakin tinggi dan dinamis di kalangan masyarakat.
Nofrizal juga mengajak masyarakat untuk turut mengawal dan memperjuangkan putera asli daerah untuk memimpin Kabupaten Tapteng lima tahun kedepan. Masyarakat Tapteng diimbau tidak terpengaruh dengan isu-isu yang tidak benar dan menyesatkan, sebagaimana disebarkan oleh oknum dan tokoh yang samasekali bukan dari asli putera daerah Tapteng yang hanya menginginkan untuk meraih kekuasaan semata.
“Jangan sampai kita (masyarakat) menyesal di kemudian hari hanya gara-gara isu menyesatkan disampaikan tokoh diluar Tapteng, yang tujuannya hanya untuk hasrat meraih kekuasaan semata. Lebih baik kita ‘mar-Kedan’ dan selalu gotong royong dalam bermasyarakat di daerah tercinta kita Tapteng. Daripada kita jadi ‘Anak Mama’ yang kesannya identik berprilaku sombong, angkuh, mau menang sendiri dan kasar kepada orang lain apalagi kaum perempuan,”sebutnya.
Untuk itu, Nofrizal Pasaribu mengingatkan kalangan masyarakat untuk bersama dan bergandengan tangan dalam bingkai “Kedan” pertemanan dalam menyelesaikan dan membangun daerah kita sendiri. “Kalau tidak kita sendiri menjaga dan membangun daerah kita, yang dibantu dengan bingkai pertemanan (Kedan) maka siapa lagi. Sebab membangun daerah (Tapteng) yang sudah besar dan maju ini tidak bisa jika hanya sebatas mengandalkan dirinya bagaikan seorang anak ‘Mama’ yang kesannya mau menguntungkan diri sendiri
Apalagi jika dia dari luar sana yang samasekali selama ini tidak pernah peduli dan memijakkan kakinya di Tapteng,”katanya.(jam)