Sejumlah Wartawan Melayat ke Rumah Duka Almarhumah Istri Darmanto
Dua Bulan Pascabencana Tapteng, Bakhtiar Sibarani Lanjutkan Kepedulian Timbun Tanah Longsor di Bantaran Sungai Aek Sirahar Barus
Kasatnews.id, Barus – Mantan Bupati Tapanuli Tengah (Tapteng), Bakhtiar Ahmad Sibarani, SH, MH melanjutkan kepeduliannya membantu penanganan bencana banjir dan longsor melanda di sejumlah kecamatan di daerah tersebut khususnya Kecamatan Barus, Kamis (15/1/2026). Kali ini para petugas yang dipekerjakan Bakhtiar Sibarani memfokuskan penimbunan tanah longsor di sepanjang pinggiran Sungai Aek Sirahar, Barus.
Berdasarkan pantauan wartawan di lokasi, sebanyak empat alat berat atau beko diturunkan untuk melakukan normalisasi atau penimbunan tanah longsor di sepanjang bantaran (pinggir) Sungai Aek Sirahar. Para petugas yang diberdayakan atau dipekerjakan Bakhtiar Sibarani menimbun dua titik lokasi longsor, yakni titik pertama panjang 300 meter, lebar 15 meter, dan kedalaman 3 meter sedangkan titik kedua panjang 200 meter, lebar 20 meter dan kedalaman 4 meter.
Disebutkan, bencana banjir bandang di Aek Sirahar tersebut selain membuat tanah longsor di pinggir sungai juga menerjang atau merusak jalan kabupaten yang merupakan akses antar kecamatan di Jalam Syekh Rukunuddin di Desa Kampung Mudik yang sempat terputus total. Untuk itu demi tidak meluasnya areal longsor di pinggir Sungai Aek Sirahar dan merusak akses jalan, hingga areal Masjid Islah NU Barus, sekolah hingga pemukiman warga, maka Bakhtiar Sibarani menurunkan dan menerjunkan alat berat dan petugas yang disiapkan dan dipekerjakannya.
Salah seorang warga Desa Kampung Mudik mengaju bernama Mazlan, menyampaikan apresiasi dan terimakasihnya atas kepedulian dan bantuan dilakukan Bakhtiar Ahmad Sibarani. “Kami sangat berterima kasih sekali kepada Bapak Bakhtiar Ahmad Sibarani yang telah membantu warga. Mungkin kalau tidak ada bantuan yang diberikan dan dilakukan Bapak Bakhtiar, kami warga Barus khususnya di Kampung Mudik ini akan terus terkatung-katung bahkan semakin terpuruk akibat bencana banjir dan longsor yang kami alami,” kata Mazlan.
Mazlan mengaku selain menerjunkan alat berat dan para pekerjanya untuk melakukan normalisasi atau penimbunan tanah longsor di bantar sungai, Bakhtiar Sibarani juga sebelumnya telah berbuat atau memberikan bantuan,mulai dari membuka dapur umum hingga uang santunan kepada para korban bencana.
Selanjutnya di sela-sela pantauan di lokasi pinggir Aek Sirahar, salah seorang petugas Dinas PUPR Provinsi Sumut, James juga bertepatan sedang menjalankan tugasnya melihat kondisi pascabencana di Tapteng. James juga menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan bantuan yang dilakukan oleh Bakhtiar Sibarani.
“Sungguh luar biasa kepedulian dan bantuan yang diberikan oleh Bapak Bakhtiar Sibarani tersebut. Jika bisa diperhitungkan biaya pengerjaan penimbunan ini bisa sampai tiga miliar biayanya yang dikeluarkan,” katanya yang pada kesempatan itu bertepatan didampingi Anggota DPRD Sumut dari Fraksi Partai NasDem, Rahmansyah Sibarani, SH,MH. (jam)