Raih Opini WTP 2025, Masyarakat Pertanyakan Dampak Nyata bagi Batu
Diduga Carut Marut Keuangan Hingga Defisit Anggaran, Pj Bupati Sidak BAPENDA dan BKAD, Ada Apa Ya?
Kasatnews.id , Batu Bara – Menyikapi carut marut tatanan birokrasi dilingkungan jajaran pemkab Batu Bara yang menyisakan kerundungan bagi masyarakat Batu Bara, hal itu dinilai sebuah fenomena alam yang sedang tidak baik-baik saja, sebab diketahui dari bongkar pasang jabatan hingga mempengaruhi keuangan daerah kini mengalami defisit anggaran terutama defisit kepercayaan masyarakat terhadap kinerja Pemerintah Kab. di Batu Bara.
Hal itu terjadi dimasa akhir jabatan Bupati Ir H Zahir M. Ap gencar melakukan lelang jabatan eselon II yang memiliki jabatan strategis untuk mengatur pendapatan dan pengeluaran keuangan daerah tahun 2023.
Tidak dapat dipungkiri bahwa defisit pendapatan dan pengeluaran keuangan daerah kini dampak pertumbuhan ekonomi negatif dirasakan ditengah masyarakat Batu Bara, hal itu juga dinilai bagian efek bongkar pasang jabatan eselon II yang memiliki jabatan strategis tentang mengatur keuangan daerah.
Sebagaimana bongkar pasang yang dimaksud dari jabatan Ka. BAPENDA Rijali S. Pd geser ke BKAD, dan Ka. BKAD Ir Hakim geser ke Dinas Koperasi dan UKM yang semula memang jabatan Kepala Dinas nya kosong, sedang kan jabatan Ka. BAPENDA sendiri terjadi kekosongan jabatan hingga mempengaruhi kepercayaan publik terhadap kekosongan jabatan strategis tersebut atas persoalan defisit anggaran pemkab Batu Bara.
Untuk mengatur arus pertumbuhan keuangan Pemerintah Kab. Batu Bara tentunya dibutuhkan steakholders (pejabat) yang tangguh dan amanah seperti di Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) dan Badan Keuangan Aset Daerah (BKAD) guna menjalankan pungsi pendapatan dan pengeluaran keuangan daerah Batu Bara.
Untuk itu, perlu diketahui bahwa Defisit anggaran akibat kebijakan yang dibuat oleh pemerintah daerah sebelum nya dengan cara membuat pengeluaran menjadi lebih besar daripada pendapatan daerah kini menjadi perhatian khusus bagi Pj Bupati Batu Bara Nizhamul SE, MM yang telah melakukan Sidak di dua instansi BAPENDA dan BKAD pada Selasa, (02/01/2024).
Disaat melakukan Sidak di Bapenda dan BKAD, Pj. Nizhamul menegaskan kepada pegawai Bapenda agar lebih meningkatkan kinerja dan ketelitian serta jangan ada yang melakukan pungli agar tujuannya untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Batu Bara semakin baik dan meningkat dari sebelumnya.

Disaat ini, untuk bersama diketahui bahwa pendapatan keuangan daerah (PAD) terlampir pada DPA tahun 2021-2022 belum teridentifikasi atas faktor serta penyebab terjadinya defisit anggaran, dikonfirmasi soal pendapatan keuangan (PAD) dari tahun ke tahun makin merosot, Ka. Bapenda yang lama kini menjabat Ka. BKAD yang baru Rijali S. Pd belum mau memberikan tanggapan nya hingga berita ini terbit, Rabu (03/01/2024).
(Tim/Kasat)