INALUM Gelar InJournal Chapter 1, Ajak Jurnalis Sumut Angkat Isu
Apresiasi dan Tegaskan UHC Program Pemprovsu Bobby Nasution, Rahmansyah Sibarani : Kalau Ada Kabupaten yang Mengklaim Dibawa Senyum Saja
Kasatnews.id, Medan – Ketua Fraksi Partai Nasional.Demokrat (NasDem) DPRD Provinsi Sumatera Utara, Rahmansyah Sibarani, SH, MH mengapresiasi gebrakan Pemprovsu yang berhasil mengukir prestasi melalui program Universal Health Coverage (UHC) Prioritas yang lebih cepat dari target tahun 2026. Rahmansyah menegaskan program tersebut tidak terlepas dari kolaborasi legislatif (Dewan) dengan eksekutif (Pemprovsu).
” Dimana dewan melalui badan anggaran dan Komisi E mendukung penuh penganggarannya yang telah disampaikan oleh Pemprovsu dibawah kepemimpinan Gubsu Bobby Nasution melalui TAPD nya serta Dinas Kesehatan. Kita secara tegas memberikan apresiasi buat pak. Bobby, namun jika ada salah satu kabupaten di Sumut yang mengklaim bahwa program UHC tersebut seolah-olah sebagai program prioritas dari bupatinya, maka kita bawa senyum saja dan yang pasti untuk semua pihak kita himbau untuk mendukung berjalannya program tersebut dengan baik,”kata Rahmansyah Sibarani yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi Sumut menjawab wartawan melalui telepon selularnya dari Medan, Sabtu (4/10/2025).
Rahmansyah menegaskan kalangan dewan dalam setiap pembahasan anggaran terkait program UHC yang merupakan semangat dari Gubsu Bobby Nasution, senantiasa mendukung langkah atau program tersebut. Sehingga program UHC tersebut bisa dilaksanakan pada per 1 Oktober 2025 untuk seluruh masyarakat Sumut agar berobat di fasilitas kesehatan (Faskes) atau rumah sakit di 33 kabupaten/kota, dengan hanya membawa Kartu Tanpa Penduduk (KTP).
“Jadi ini keberhasilan Pemprovsu di bawah Gubsu Bobby Nasution yang mendapat dukungan penganggaran dari legislatif (dewan). Program ini patut kita apresiasi, sehingga masyarakat tidak lagi kesulitan untuk mendapatkan fasilitas kesehatan,” kata Rahmansyah Sibarani, wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Sumut IX diantaranya meliputi Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dan Kota Sibolga yang juga anggota Komisi E membidangi diantaranya bidang kesehatan.
Sebelumnya dijelaskan bahwa prestasi Pemprovsu yang mendapat predikat UHC Prioritas, per 1 September 2025. Capaian ini lebih cepat dua tahun yang ditargetkan akan direalisasikan 2026, yang ditetapkan Gubernur Sumut dan Wakil Gubernur Sumut.
Meski demikian, lanjut Rahmansyah Sibarani menegaskan bahwa keberhasilan program UHC ini juga tidak terlepas dari bagian program Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Namun keberhasilan ini mampu jadi gebrakan Pemprovsu dibawah kepemimpinan Gubsu Bobby Nasution, karena hanya dalam waktu setahun, seluruh masyarakat di 33 kabupaten/kota sudah ter-cover dengan program UHC.
Padahal tahun 2024 masih tercatat baru 11 dari 33 kabupaten/kota yang sudah ter-cover dengan program tersebut. Namun berkat komitmen dan kesungguhan Gubsu dan seluruh jajaran di Pemprovsu didukung legislatif, kabupaten/kota lainnya ikut menyusul, sehingga program kesehatan itu telah mencapai angka 100 persen.
“Dan alhamdulillah tahun 2025 ini, tepatnya pada 1 Oktober, warga cukup membawa KTP untuk dilayani di Faskes dan rumah sakit secara gratis, dan tidak lagi harus antrean panjang dan mengeluh untuk dilayani. “Sekali lagi perlu ditegaskan bahwa keberhasilan tersebut juga terangkai dengan program Asta Cita Presiden Prabowo lainnya yang terus diperjuangkan Gubsu Bobby Nasution, yakni di bidang pendidikan dan ketahanan pangan yang terintegrasi satu sama lain.(jam)