Polres Batu Bara Amankan Terduga Pelaku Persetubuhan terhadap Anak
Kecelakaan Maut di Sibolangit, Legislator Gerindra Luhut Simanjuntak : Sudah Saatnya Pemerintah Merealisasikan Jalan Layang Medan-Berastagi
Kasatnews.id – Kecelakaan beruntun melibatkan sembilan kendaraan menewaskan empat orang di Jalan Medan-Berastagi, Kecamatan Sibolangit, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Jumat (17/7/2026). Anggota DPRD Sumatera Utara dari Fraksi Partai Gerindra, Luhut Simanjuntak, SE menyampaikan duka cita mendalam atas kecelakaan maut tersebut.
Luhut Simanjuntak dalam keterangan persnya menjawab wartawan di Medan, Sabtu (18/7/2026) berharap insiden tersebut menjadi momentum bagi pemerintah pusat untuk menyetujui dan merealisasikan pembangunan jalan layang (Fly Over) Medan-Berastagi, Kabupaten Deliserdang yang sudah lama digaungkan oleh kalangan masyarakat khususnya para kepala daerah yakni Kabupaten Karo, Kabupaten Pakpak Bharat, dan.Kabupaten Dairi.
“Pembangunan jalan layang Medan-Berastagi hingga kini terus kita terima harapan dan. desakan dari kalangan masyarakat maupun pemerintah daerah, menyusul semakin tingginya frekuensi kendaraan.yang melintas hingga bencana longsor sebagaimana tragedi akhir 2024 hingga menyebabkan kemacetan parah,” katanya.
Namun, lanjut wakil rakyat dari daerah pemilihan (Dapil) Kabupaten Karo, Pakpak Bharat dan Dairi ini, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) sebelumnya diketahui bersama malah lebih memprioritaskan solusi jangka pendek. Yakni berupa penguatan tebing, perbaikan struktur (MSE Wall), dan pelebaran jalan atau pembangunan kantilever di titik rawan seperti Sembahe dan Bandar Baru.
Padahal, jelas Luhut Simanjuntak yang juga Anggota Komisi D DPRD Sumut membidangi pembangunan dan infrastruktur tersebut, jalan layang diperlukan untuk membuat akses jalan baru menuju ke Medan-Berastagi (Deliserdang) untuk menghubungkan ke sejumlah daerah khususnya Karo, Dairi, dan Pakpak Bharat hingga kabupaten di Provinsi Aceh. Sehingga jalan yang ada saat ini, yang merupakan jalan utama menghubungkan ke beberapa kabupaten di Sumut dan Aceh, tidak lagi menjadi satu satunya jalan yang dipergunakan.
“Apalagi jalan tersebut merupakan akses ke daerah wisata yang ada di Sumut, akan sangat padat jika musim liburan dan tahun baru. Bahkan jalan yang ada saat ini juga dikabarkan mulai sering dikunjungi wisatawan mancanegara yang ingin berlibur Pulau Panjang, Aceh Singkil,” sebutnya.
Sehingga, papar Luhut, jalan yang ada saat ini yang semakin terus tingginya frekuensi kendaraan yang melintas kedepannya juga bisa diatasi. Sebab dengan adanya akses jalan layang, maka jalan yang ada saat ini bisa saja kedepan khusus dipergunakan bagi kendaraan truk bermuatan besar saja, yang hingga kini terus dikhawatirkan dan ditakuti para pengendara khususnya pengendara pribadi yang melintas.
Maka dari itu Luhut Simanjuntak mengajak kalangan masyarakat, baik tokoh masyarakat hingga para kepala daerah atau eksekutif di Sumut maupun Aceh untuk berkolaborasi bersama legislatif di provinsi hingga pusat untuk kembali menyampaikan permohonan ke Kementerian PUPR, agar merealisasikan pembangunan jalan layang Medan-Berastagi. Hal itu dimungkinkan mengingat status jalan lintas Medan-Berastagi tersebut merupakan jalan negara. (Jam)