Kasat News Kasat News

Breaking News

Wajah Ombudsman Tercoreng: Ketua Baru Jabat 6 Hari Diciduk Kejagung

INALUM Gelar InJournal Chapter 1, Ajak Jurnalis Sumut Angkat Isu

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI
  • Pemberitahuan Redaksi


 Penanganan Banjir Barus, Ketua Sementara DPRD Tapteng Geram Pemkab Lamban Datangkan Alat Berat
Kilas Daerah

Penanganan Banjir Barus, Ketua Sementara DPRD Tapteng Geram Pemkab Lamban Datangkan Alat Berat

by kasatnews April 22, 2025 0 Comment

Kasatnews.id, Medan – Kecamatan Barus Kabupaten Tapanuli Tengah (Tapteng) dilanda banjir akibat luapan air Sungai Aek Sirahar, kemarin. Sehingga sejumlah infrastruktur rusak diterjang banjir hingga mengancam merambah ke badan alan dan pemukiman warga.

Namun anehnya, penanganan banjir di Kecamatan Barus tersebut terhambat karena alat berat yang dibutuhkan hingga , Selasa (22/04/2025) belum kunjung tiba di lokasi banjir. Hal itu disebut-sebut akibat dari lambatnya penanganan tersebut, dilakukan oleh pemerintah setempat.

Menyikapi hal itu,  Ketua Sementara DPRD Kabupaten Tapanuli Tengah Ahmad Rivai Sibarani  dalam siaran persnya diterima wartawan di Medan, Selasa (22/4/2025) mengaku geram terhadap kinerja  Pemerintah Kabupaten Tapanuli Tengah untuk memaksa mendatangkan alat berat ke lokasi banjir. Bahkan, pada pukul 6.00 WIB, Ahmad Rivai Sibarani masih tetap meminta Sekda Tapteng agar segera memerintahkan pihak terkait untuk segera mendatangkan alat berat tersebut.

“Saat ini kita masih tetap berupaya untuk bisa secepatnya menangani dampak banjir di Kecamatan Barus, dan bahkan saya juga sudah hubungi Sekda Tapteng tadi pagi,”ungkapnya.

“Setelah kita paksa untuk mendatangkan alat berat melalui Sekda barulah sekitar Jam 10.00 WIB alat tersebut bergerak menuju Barus,”imbuhnya

Sebab, menurut Rivai, Penggunaan Alat berat menjadi solusi penting dalam penanganan banjir karena mampu menyelesaikan pekerjaan besar. Seperti pemeliharaan sungai, normalisasi sungai, dan pembuatan tanggul dengan cepat dan efisien.

“Tanpa alat berat, pekerjaan tersebut akan memakan waktu sangat lama dan kurang optimal. Tugas-tugas seperti pengerukan sungai, pemindahan material berat, atau pembangunan tanggul sulit dilakukan hanya dengan tenaga manusia secara manual,”terangnya.

Rivai juga menyebutkan, masyarakat sudah melakukan upaya swadaya bahu membahu berusaha menangani persoalan itu. Seperti memompa air menuju laut. Namun masih belum membuahkan hasil.

“Banjir yang melanda kecamatan barus sampai hari ini masih berlanjut dan penanganannya masih belum bisa teratasi.” ucapnya (jam/R)

Previous post
Next post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Nasional

Wajah Ombudsman Tercoreng: Ketua Baru Jabat 6

April 17, 2026
Kilas Daerah

INALUM Gelar InJournal Chapter 1, Ajak Jurnalis

April 15, 2026
Batu Bara

Di Tengah Defisit dan SILPA Besar, Pengadaan

April 15, 2026
Batu Bara

Service Mobil Direktur RSUD Batu Bara BK

April 14, 2026
In Case You Missed
Nasional

Wajah Ombudsman Tercoreng: Ketua Baru

April 17, 2026
Kilas Daerah

INALUM Gelar InJournal Chapter 1,

April 15, 2026
Batu Bara

Di Tengah Defisit dan SILPA

April 15, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.