Kasat News Kasat News

Breaking News

Polrestabes Medan Kembali Bongkar Sindikat Narkoba Internasional di Tanjung Balai,

Warga Sampaikan Terimakasih Kepada Walikota Rico Waas Gercep Sahuti Keluhan

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI
  • Pemberitahuan Redaksi


 Disinyalir Bernuansa Maksiat dan Sediakan Narkoba, GEMMA Masjid Minta Kapolda Sumut Tutup KTV Dragon 
Kriminal Nasional

Disinyalir Bernuansa Maksiat dan Sediakan Narkoba, GEMMA Masjid Minta Kapolda Sumut Tutup KTV Dragon 

by kasatnews Oktober 2, 2024 0 Comment
Kasatnews.id, Medan  – Pimpinan Wilayah Generasi Muda (Gemma) Masjid Sumatera Utara meminta Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan segera menutup KTV Dragon berlokasi di wilayah hukum Polrestabes Medan. Sebab KTV Dragon dinilai sudah meresahkan masyarakat dengan musik DJ-nya, yang disebut-sebut beroperasi 24 jam dan diduga juga menyediakan narkoba .
” Oleh sebab itu Gemma Masjid meminta Bapak Kapolda untuk menutup KTV Dragon tersebut . Kapolda Sumut harus tegas dan berani menindak siapa saja khususnya para pengusaha yang merusak generasi muda, dengan menyediakan tempat maksiat serta penjualan dan penyalahgunaan narkoba,”kata Ketua PW Gemma Masjid Sumut, Ustadz Masdar Tambusai,SAg kepada wartawan di Medan, Selasa (1/102024).
Dia mengemukakan itu menyikapi Tempat Hiburan KTV  Dragon terletak di Komplek Pertokoan Jalan Adam Malik, Sei Agul Kecamatan Medan Barat yang merupakan wilayah hukum Polrestabes Medan, disinyalir menyediakan suara musik DJ  hingga 24 jam nonstop. Bahkan di lokasi tersebut disinyalir juga menyediakan narkotika jenis pil ekstasi atau inex, yang dibandrol seharga ratusan ribu rupiah.
Selain itu, bagi para penikmat syahwat wanita, disinyalir di lokasi tersebut juga dengan mudah bisa memperolehnya karena disebut-sebut juga kerap dikunjungi para wanita penghibur. Untuk itu, Ustadz Masdar Tambusai akan segera mengirimkan surat ke Kapolda Sumut untuk menindak KTV Dragon tersebut, maupun lokasi hiburan lainnya.
“Bila perlu kita akan agendakan untuk bersilaturrahim langsung ke Bapak Kapolda Sumut, agar memberikan tindakan tegas bagi siapa saja pelaku dan pengusaha yang nyata-nyata ikut melakukan penyalahgunaan narkoba. Hal ini penting demi menyelamatkan masa depan anak bangsa dari bahaya penyalahgunaan narkoba dan aktivitas maksiat,”tegasnya.
Sebelumnya hal senada disampaikan praktisi hukum kawakan di Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara, Eka Putra Zakran memberikan sorotan pada Sabtu l, pekan kemarin. Dia menjelaskan langkah- langkah yang harus dilakukan oleh pihak instansi terkait seperti Pemko Medan melalui Dinas Pariwisata dan kepolisian Polrestabes Medan terhadap pengelola/pemilik KTV Dragon.
“Pertama, tempat hiburan itu mengganggu kenyamanan dan ketertiban masyarakat. Disamping itu, jika beroperasi hingga 24 jam jelas tidak cocok, apapun alasannya. Apalagi jika benar Ktv tersebut menyediakan barang-barang terlarang seperti pil ekstasi/inex dan lain sebagainya, jelas melanggar hukum,” kata Epza kepada wartawan via WhatsApp.
Sebwlumnya Ketua Gerakan Pengawal Fatwa (GNPF) Ulama Sumatera Utara, H. Aidan Nazwir Panggabean  turut menanggapi dugaan suara musik DJ 24 jam menyala dan ekstasi dibandrol tiga ratus ribu rupiah, serta kinerja kedua instansi terkait, yakni polisi dan Dispar Medan. Menurutnya, perbuatan maksiat yang sekaligus juga merusak peradaban, mentalitas, perekonomian dan bahkan keselamatan bangsa ini terus saja berjalan dan berulang kali terungkap walaupun masyarakat, baik secara langsung maupun melalui media, protes, berunjuk rasa dan bahkan melaporkannya langsung ke aparat yang berwewenang.
“Kejadian serupa terjadi berulang seperti yang diberitakan tersebut, menunjukkan betapa lemahnya pengawasan yang dilakukan oleh aparat yang berwewenang,” kata Ustadz Aidan kepada wartawan, Sabtu, pekan kemarin.
Lebih lanjut saat persoalan KTV Dragon itu dikonfirmasi guna diminta tanggapannya ke Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu melalui Kabid Humas, Kombes Hadi Wahyudi, hanya  mengucapkan terima kasih dan akan mendalami.“Terima kasih. Polisi akan dalami,” kirim Kombes Hadi Wahyudi dengan emosi di aplikasi WhatsApp, Selasa (24/9/2024).(jam/mrh)
Diabadikan : Ketua PW GEMMA Sumut, Ustadz Masdar Tambusai, SAg saat diabadikan bersama Wakapolri Komjen Pol.Agus Andrianto pada suatu kegiatan. (Istimewa)
Previous post
Next post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Kriminal

Polrestabes Medan Kembali Bongkar Sindikat Narkoba Internasional

April 21, 2026
Kilas Daerah

Warga Sampaikan Terimakasih Kepada Walikota Rico Waas

April 21, 2026
Batu Bara

Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di

April 20, 2026
Batu Bara

Bupati Batu Bara Tepung Tawari Jemaah Calon

April 20, 2026
In Case You Missed
Kriminal

Polrestabes Medan Kembali Bongkar Sindikat

April 21, 2026
Kilas Daerah

Warga Sampaikan Terimakasih Kepada Walikota

April 21, 2026
Batu Bara

Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar

April 20, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.