Sekolah Rakyat Batu Bara: Anggaran Konsultasi Rp340 Juta Tercatat, Lokasi
Pembukaan Orientasi Caleg NasDem Sumut, Putrama Alkhairi : Pidato Surya Paloh Meneguhkan Semangat Perubahan Secara Massif
Kasatnews.id, Medan – Ketua Umum DPP Partai NasDem membuka secara resmi Orientasi Calon Legislatif Partai NasDem Provinsi Sumu di Gedung MICC Jalan Gagak Hitam Medan Sunggal, Selasa (8/7/2023). Kegiatan dilakukan untuk sebuah perubahan dan penguatan peta politik partai di Sumut.
Sehingga disebut-sebut acara yang sangat luar biasa itu konon kabarnya memberikan efek “demam” bagi mitra partai politik lain, yang ditandai penyambutan Surya Paloh di bandara begitu banjir kader berseragam yang datang dari berbagai penjuru daerah di Sumut. Semua tokoh Partai Nasdem hadir diantaranya Bakhtiar Ahmad Sibarani sebagai Koordinator Teritorial Sumatera 1 (Sumut-Aceh) Delegasi Tim DPP Nasdem yang hadir lengkap dengan figur muda yakni Prananda Surya Paloh selaku Ketua Bappilu DPP NasDem yang juga Anggota DPR RI,
Menyikapi kedatangan Surya Paloh dan kegiatan orientasi tersebut, Politisi NasDem yang juga Bacaleg DPRD Sumut dari daerah pemilihan Sumut 2 Medan B, Putrama Alkhairi mengapresiasi Surya Paloh dalam memotivasi para caleg untuk berkompetisi secara sehat dan siap menang secara jujur dan berkeadilan. “Pidato pak Ketum menyatakan kita adalah kita dan kita adalah NasDem, saingan kira bukan di internal namun diluar Partai NasDem. Begitu juga pidato politik disampaikan Ketua DPW nasDem Sumut, Iskandar yang menyampaikan angka angka kongrit dan data pemilu yang begitu realistis,”kata Putrama.
“Apalagi isi dan retorika pidatonya pak Iskandar telah kita dengarkan berkali-kali. Yaitu capaian perolehan kursi nasdem kedepan 7 kursi DPR RI , 20 kursi DPRD Sumut sehingga NasDem juara di sumut dan Anis Presiden,”imbuhnya.
Selain itu, Putrama juga menyatakan mungkin banyak yang terheran-heran dan bertanya, kenapa Surya Paloh tetap independen pemikiran dan sikap politiknya untuk bangsa yang lebih baik
Bahkan lebih bersemangat meski tekanan terhadap dirinya dan institusi Nasdem bergerak mencapai kemenangan.
“Namun kini saya juga akhirnya semakin mengerti mengapa banyak tokoh masuk dan berjuang bersama teman teman di Nasdem termasuk saya yang bermetamorfosa dari gerakan Reformasi menuju Restorasi yakni perubahan yang lebih baik.Setelah merenungi lebih jauh saya bisa menangkap beberapa makna yang tersirat kan dari konsistensi pak ketum untuk sebuah perubahan meski banyak konsekuensi yang diterima,”kata Putrama yang juga mantan Dirut BUMD Kota Medan dua periode ini.
Makanya, Putrama menilai pidato Surya Paloh tersebut ada beberapa poin penting yakni Satu, Nasdem ingin mengisyaratkan bahwa tantangan dan rintangan dalam proses-proses politik yang ada saat ini sedemikian beratnya. Sehingga perlu saling mengingatkan pentingnya kebersamaan dalam simfoni gerakan sama dalam arus perubahan .
Dua, lanjut dia, NasDem seolah ingin menegaskan komitmen mengoreksi semua pihak dalam satu kepemimpinan bahwa kepemimpinan yang baik tidak dapat dilepaskan dari nilai-nilai samawi. Keinginan-keinginan untuk diri, keluarga, bangsa dan negara hendaknya diketuk melalui pintu-pintu samawi sehingga semua mendapat keberkahan.
Tiga, jelas dia, NasDem juga sangat istiqamah dalam mengekspresikan dirinya. Tidak terbawa arus dan hanyut dalam situasi apapun. “Pada prinsipnya Partai NasDem tegas dalam politik tanpa mahar,”ujarnya.
Empat, lanjut Putrama, NasDem kembali ingin menegaskan bahwa ekspresi beragama dalam perpolitikan bukan sesuatu salah. Komitmen agama dalam perpolitikan justeru menjadi fondasi moral dalam menjaga integritas dan batas-batas yang ada.
“Demikian beberapa hal yang ada di benak saya, setelah mengikuti mendengar pidato politik pak Surya Paloh pagi tadi. Pidato politik yang terangkum dalam untaian keinginan besar untuk perubahan bangsa secara masif. Semoga Nasdem juara di Sumut.Amin,”tutupnya. (Jam)