Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Batu Bara, Polisi
Lapor Pak Polisi! Tempat Hiburan KTV X-Tand Sediakan Miras dan Ekstasi Merek Kapten Amerika
Kasatnews.id, Medan – Tempat hiburan KTV X-Tand di Jalan Kapten Muslim Komplek Mega Park, Kecamatan Medan Helvetia itu buka hingga larut malam menjelang pagi. Bahkan tempat hiburan tersebut juga menyediakan berbagai jenis minuman keras hingga pil ekstasi diantaranya bermerek Kapten Amerika.
Hal itu diketahui saat tim media turun langsung menelusuri tempat hiburan malam tersebut. Pada saat penelusuran tersebut, awak media mendapati seorang pengunjung wanita yang enggan disebut jati dirinya yakni DN (28), yang mengaku datang ke KTV itu ingin berkaraoke atau bernyanyi bersama rekan-rekannya.
Selanjutnya DN bersama rekannya ingin berputar haluan atau berjoget disko, sehingga mereka pun memanggil waitress atau petugas di KTV itu. Sebab menurut DN dan rekannya mengaku sejak memasuki ruangan tempat hiburan malam itu, mereka disambut dengan suara derasnya dentuman musik disko tinggi hampir di setiap ruangan.
“Sehingga jika hanya berkaraoke sepertinya terganggu suaranya dari ktv sebelah. Maka kami pun ingin mencoba seperti musik yang di ruangan sebelah lainnya, dan mencoba bertanya apakah ada menjual ‘obor’ pil ekstasi,”jelas DN.
Untuk itu, DN mencoba bertanya kepada waitress dan kapten di tempat hiburan tersebut. Tapi pihak X-Tand malah menyatakan hanya menjual kepada perempuan obor atau inex.
“Lucu Bang, kalau untuk cewek dikasi beli obornya. Harganya 300 ribu. Logonya Kapten Amerika. Kebetulan kawan aku nanyak sama waitress/kapten di Ktv X-Tand itu,” tandasnya.
Tim media terus berbincang dengan DN dan sejumlah rekannya, yang ternyata masuk ke tempat hiburan malam tersebut sebelumnya berkomunikasi dengan pihak X-Tand berinisial H, disebut-sebut kapasitasnya sebagai Humas. Yakni dengan maksud mohon diberikan diskon dari biaya sebenarnya.
Namun sayang, DN merupakan pengunjung tempat hiburan malam Ktv X-Tand merasa kecewa terhadap oknum wartawan berinisial H yang diduga sebagai humas atau memback up Ktv X-Tand tersebut.
Dijelaskannya, kedatangannya ke Ktv X-Tand bersama teman-temannya untuk mencari hiburan sambil nyanyi-nyanyi. Sebelum DN dan teman-temannya sampai di Ktv X-Tand, terlebih dahulu mereka memesan atau booking room/Ktv melalui temannya. Kemudian, temannya menghubungi seseorang yang diduga humas di Ktv tersebut, oknum wartawan berinisial H.
“Jelas kecewalah Bang, teman aku tuh saat pesan Ktv di sepekerkan, dengarlah kami semuanya di dalam mobil. Awalnya dibilang kawan aku tuh minta bantu diskon 50% dari total bil atau pesanan. Misalnya total pesanan Rp. 800.000 jadi kan kami cuma bayar Rp.400. 000. Namun si H tersebut gak bisa bantu, kemudian terjadilah kesepakatan kami bayar Rp.500.000 dengan total bil pesanan Rp.800.000.” ungkap DN kepada wartawan, Kamis (9/3/2023).
Lebihlanjut, DN menuturkan kekecewaan nya kepada pihak managemen X-Tand. Setelah sampai di Ktv X-Tand room 2xx, di mana sebelumnya sudah melakukan pembayaran ke resepsionis sesuai kesepakatan sebesar Rp.500.000.
“Pesan lah kami Bang, 1 btl kecil Soju, Bir, Aqua kecil 5 btl, 1 btl Yakult dan es batu. Jadi aku heran, kenapa sedikit kali pesanan sampai harganya Rp.800.000. Kemudian di telpon kawan aku lah si humas tadi dan staff di Ktv X-Tand itu, tapi kekecewaan yang didapat Bang,” terang DN.
Sementara itu, Kapolsek Helvetia, Kompol Heri Sihombing SIK dikonfirmasi awak media via selular pada Kamis (9/3/2023) terkait diduga Ktv X-Tand yang merupakan wilayah hukum Polsek Helvetia, sediakan obor/ekstasi logo Kapten Amerika belum berkomentar, hingga berita diterbitkan.(Tim)