Kasat News Kasat News

Breaking News

DPRD Sumut Surati Bupati Tapteng Terkait Viral Video Oknum Plt

Satgas Pangan Polda Sumut Bersama Bapanas RI Sidak Pusat Pasar

Kasat News Kasat News
  • News
  • Internasional
  • Nasional
  • Pemerintahan
  • Kilas Daerah
    • Batu Bara
  • Politik
  • Kriminal
  • REDAKSI


 SADARI yang Belum Disadari: Persepsi Mahasiswa USU tentang Kanker Payudara
Nasional

SADARI yang Belum Disadari: Persepsi Mahasiswa USU tentang Kanker Payudara

by kasatnews Februari 4, 2026 0 Comment

Tanggal 4 Februari diperingati sebagai Hari Kanker Sedunia. Peringatan ini bukan hanya sekedar agenda tahunan, tetapi momentum penting untuk menegaskan bahwa pencegahan kanker membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Kanker tidak hanya menjadi persoalan medis, melainkan juga persoalan sosial yang menuntut kesadaran, pengetahuan dan perubahan perilaku sejak dini.

Jenis kanker yang masih menjadi momok di Indonesia adalah kanker payudara. Kanker payudara masih menjadi jenis kanker dengan jumlah kasus tertinggi. Data Global Cancer Observatory (GLOBOCAN) menunjukkan bahwa kanker payudara menempati peringkat pertama kanker pada perempuan Indonesia, baik dari sisi insidensi dan mortalitas. Fakta ini menjadi peringatan keras bahwa upaya deteksi dini dan pencegahan kanker payudara belum berjalan optimal.

Upaya sederhana namun efektif dalam deteksi dini kanker payudara adalah pemeriksaan payudara sendiri (SADARI). Praktik ini sebenarnya dapat dilakukan secara mandiri, murah dan tidak memerlukan alat khusus. Namun realitas di lapangan menunjukkan bahwa SADARI masih belum menjadi kebiasaan, bahkan di kalangan generasi muda.

Kesadaran tentang kanker payudara seringkali baru muncul ketika perempuan telah memasuki usia dewasa atau setelah muncul gejala tertentu. Padahal pemahaman mengenai kesehatan kanker payudara idealnya sudah dibangun sejak usia remaja. Minimnya edukasi sejak dini berkontribusi pada keterlambatan deteksi, yang akhirnya berdampak pula pada tingginya angka kasus stadium lanjut.

Mahasiswa sebagai kelompok terdidik yang diasumsikan mampu berpikir rasional dan berperilaku cerdas seharusnya menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan kanker.

Namun hasil penelitian yang dilakukan penulis pada sebagian mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang diteliti melalui metode kualitatif dengan teknik accidental sampling dari semua fakultas yang ada di USU justru menunjukkan gambaran yang memprihatinkan. Pengetahuan mahasiswa tentang kanker payudara dan SADARI berada pada tingkat yang beragam, tetapi sebagian besar masih berada pada level kognitif dasar (Mutiara, 2025)

Hasil penelitian lebih lanjut menunjukkan bahwa mayoritas mahasiswa USU hanya berada pada tahap mengingat (remembering) dan memahami (understanding) informasi terkait kanker payudara dan SADARI. Sementara itu, hanya sebagian kecil yang mampu menerapkan (applying) pengetahuan tersebut dalam kehiduapn sehari-hari. Artinya pengetahuan yang dimiliki belum bertransformasi menjadi perilaku pencegahan yang nyata.

Menariknya, mahasiswa USU pada umumnya memiliki pandangan yang positif terhadap SADARI. Mereka menilai SADARI sebagai tindakan penting dan bermanfaat untuk kesehatan. Namun, pandangan positif ini tidak sejalan dengan praktik di lapangan. Banyak mahasiswa tidak memahami secara benar tahapan SADARI, waktu yang tepat untuk melakukannya, serta pentingnya keteraturan. Jika pun dilakukan, SADARI cenderung bersifat sporadis dan tidak berkelanjutan.

Kondisi ini tidak terlepas dari minimnya dukungan lingkungan. Sebagaian besar mahasiswa tidak memperoleh edukasi mengenai SADARI dari lingkungan keluarga. Di sisi lain, lingkungan kampus juga belum secara sistematis menghadirkan edukasi pencegahan kanker payudara. Akibatnya, mahasiswa berada dalam situasi “tahu secara umum, tetapi tidak cukup paham untuk bertidak”.

Momentum Hari Kanker Sedunia semestinya menjadi titik tolak untuk memperkuat upaya pencegahan kanker payudara berbasis kelembagaan. Edukasi kesehatan tidak cukup dilakukan melalui kampanye sesaat, melainkan membutuhkan pendekatan yang terstruktur dan berkelanjutan. Universitas Sumatera Utara memiliki posisis strategis untuk mengambil peran ini.

USU diharapkan dapat menginisiasi pembentukan sebuah badan atau pusat pencegahan kanker payudara berbasis kampus yang melibatkan berbagai aktor profesional sepeti tenaga medis, akademisi kesehatan masyarakat, pekerja sosial, penyintas kanker payudara serta organisasi dan aktivis yang bergerak di bidang kesehatan. Kolaborasi lintas disiplin ini penting agar edukasi yang diberikan tidak hanya bersifat informatif, tetapi juga transformatif.

Salah satu langkah strategis yang dapat dikembangkan adalah pembentukan peer educator di kalangan mahasiswa. Melalui pendekatan sebaya, pesan tentang pentingnya SADARI dan pencegahan kanker payudara akan lebih mudah diterima dan dipraktikkan. Mahasiswa tidak hanya menjadi objek edukasi melainkan juga sebagai subjek perubahan.

Hari Kanker Sedunia mengingatkan kita bahwa kesadaran saja tidak cukup. Pengetahuan harus diiringi dengan tindakan nyata. SADARI tidak boleh hanya dikenal, tetapi benar-benar disadari, dipahami, dan dipraktikkan-terutama oleh generasi muda-demi masa depan yang lebih sehat.
Peduli Sehat, Peduli Sesama. Selamat Hari Kanker Sedunia 4 Feb 2026

Penulis:

Dr. Dra. Erni Asneli Asbi, M.Si merupakan dosen pekerja sosial medis FISIP USU, penyuluh kanker payudara, penyintas kanker payudara, founder SAPKANDARA Medan

Monica Mutiara, S.Sos adalah Alumni FISIP USU, peneliti dengan judul “Persepsi Mahasiswa tentang Pengetahuan Kanker Payudara dan Periksa Payudara Sendiri (SADARI) di Universitas Sumatera Utara.

Previous post
Next post

kasatnews (Website)

administrator

Leave a Reply Cancel reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Most Recent
Kilas Daerah

DPRD Sumut Surati Bupati Tapteng Terkait Viral

Februari 6, 2026
Kilas Daerah

Satgas Pangan Polda Sumut Bersama Bapanas RI

Februari 6, 2026
Kilas Daerah

Bupati Batu Bara Hadiri Rapat Klarifikasi Fasilitas

Februari 5, 2026
Kriminal

BNNP Sumut Gagalkan Peredaran Narkoba Ratusan Kilogram

Februari 5, 2026
In Case You Missed
Kilas Daerah

DPRD Sumut Surati Bupati Tapteng

Februari 6, 2026
Kilas Daerah

Satgas Pangan Polda Sumut Bersama

Februari 6, 2026
Kilas Daerah

Bupati Batu Bara Hadiri Rapat

Februari 5, 2026
Copyright © 2026 Kasatnews.id | All Right Reserved.