Sejumlah Wartawan Melayat ke Rumah Duka Almarhumah Istri Darmanto
Mentan : Petani Kelapa Harus “Bahagia”, Petani Kelapa Di Batu Bara Masih Mengeluh, Kemana Distanbun?
Kasatnews.id , Batu Bara – Saat jumpa pers di Kantor Kementerian Pertanian (Kementan), Jakarta, Senin, 5 Mei 2025. Mentan Amran Sulaiman sebut soal ekspor memicu kenaikan harga kelapa, petani kelapa harus bahagia. ” Aku ingin petani kelapa bahagia”. Ucap Mentan Amran
Menteri Pertanian Amran Sulaiman menanggapi harga kelapa bulat yang melonjak lantaran banyak diekspor ke luar negeri. Ia menyebut, ekspor memberi kesempatan petani kelapa bulat dalam negeri untuk menikmati keuntungan.
Namun terbanding sebalik nya dengan petani kelapa daerah di Kab. Batu Bara, khusus nya di Kec. Tg Tiram, Nibung Hangus dan Talawi serta Lima puluh pesisir.
Hal ini menjadi perhatian khusus pemerintah Kab. Batu Bara untuk mendongkrak hasil panen dan meningkatkan harga jual kelapa.
Menurut ketua TMG Ismail saat ditemui Media ini, Selasa (6/5//2025) sangat menyayangkan sikap Pemkab Batu Bara dalam hal ini Distanbun, “Kenapa kita di daerah ini tidak mendapat kabar baik tentang melonjak nya harga kelapa bulat, apakah para petani di daerah tidak termasuk dalam penerima kabar gembira tentang harga kelapa yang sudah dinyatakan Mentan Amran bahwa harga kelapa melonjak naik di tanah air. ” Ujar nya kecewa
Lanjutnya lagi bahwa untuk mendongkrak gairah petani kelapa terutama dalam meningkatkan harga kelapa yang terpenting mencari akses penyaluran, Pendistribusian dan peningkatan hasil panen kelapa yang dapat disesuaikan dengan fluktuasi harga pasar sekarang ini.
Dalam hal ini peran penting untuk memenuhi keinginan petani kelapa agar dapat menikmati hasil panen dan panen yang baik tentu tak terlepas dari tufoksi Pemkab Batu Bara yakni Dinas Pertanian dan Perkebunan.
” Jika selama ini Pemkab Batu Bara tidak pernah memperhatikan petani kelapa yang ada, maka jangan harap kabar bahagia seperti yang di sampaikan Mentan Amran untuk petani kelapa khusus nya petani kelapa di Batu Bara tidak akan sampai ke petani kelapa.” Tandasnya
Sementara di konfirmasi Dinas Pertanian dan perkebunan Batu Bara melalui Kabid Perkebunan Distanbun Ananda (6/25) terkait bantuan untuk mendongkrak hasil panen terutama untuk meningkatkan harga kelapa mengatakan.
” Selama 4 tahun belakangan ini, bantuan APBD Batu Bara belum ada untuk petani kelapa di Batu Bara, tapi bantuan dari Pemprov Sumut kepada petani kebun induk sebuah mesin Coper pupuk kompos tahun anggaran 2024 – 1 unit. ” Ungkap Ananda
Perlu diketahui bahwa kelapa daerah Kab. Batu Bara khusus nya di Kec. Nibung Hangus telah diakui secara nasional dengan terbit varietas ke 14 kelapa nasional melalui SK dirjen perkebunan tahun 2019 Varietas “kelambi ujung kubu”. Sebuah pengakuan secara nasional akan keunggulan kelapa di Batu Bara, Namun apa yang terjadi kepada petani kelapa di Kab. Batu Bara hari ini?
(Tim/Kasat)