Polrestabes Medan Gelar Apel Malam KRYD, Fokus Patroli di Rayon
PWI Batu Bara Peduli, Ruslan Terima Santunan dan Sembako untuk Bantu Pengobatan
Kasatnews.id | Batu Bara — Kepedulian terhadap warga yang tengah menghadapi persoalan kesehatan kembali ditunjukkan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Batu Bara.
Minggu (16/8/2026), jajaran PWI Batu Bara menyambangi kediaman Ruslan (30), warga Dusun Tasak 1, Desa Lalang, Kecamatan Medang Deras, untuk menyerahkan santunan dan paket sembako.
Kondisi Ruslan sebelumnya menjadi perhatian setelah informasi mengenai sakit yang dialaminya beredar luas melalui media sosial Facebook. Mengetahui kondisi tersebut, Ketua PWI Batu Bara Muhammad Amin bersama Sekretaris Rudi Purnomo dan Wakil Sekretaris Syahrudin Nur Harahap kemudian mendatangi rumah Ruslan.
Selain kepada Ruslan, bantuan juga disalurkan kepada Juraida dan Nurlela sebagai bentuk kepedulian sosial PWI Batu Bara kepada warga yang membutuhkan.
Muhammad Amin mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian organisasi terhadap masyarakat, khususnya mereka yang sedang menghadapi kesulitan.
“Semoga bantuan ini bermanfaat dan sedikit meringankan beban Ruslan beserta keluarganya. Kami juga berharap kepedulian ini dapat menggerakkan pihak lain untuk turut membantu,” ujar Amin.
Di tengah keterbatasan ekonomi, keluarga Ruslan mengaku masih menghadapi kendala untuk membawa Ruslan mendapatkan perawatan lanjutan. Meski telah terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan, keluarga menyebut tetap membutuhkan biaya untuk proses pengobatan dan pendampingan.
“Anak kami ada BPJS, tetapi untuk membawa ke rumah sakit tetap membutuhkan biaya. Kami hidup pas-pasan,” ungkap ayah Ruslan.
Menurut keluarga, Ruslan sebelumnya telah menjalani pemeriksaan di Rumah Sakit Bidadari. Keluarga menyampaikan bahwa berdasarkan keterangan yang mereka terima, terdapat gangguan pada paru-paru dan jantung.
Ruslan bahkan disebut sempat direncanakan untuk dirujuk ke Medan. Namun, keterbatasan biaya dan persoalan pendamping membuat rencana tersebut belum terlaksana.
“Kemarin mau dirujuk ke Medan, tetapi tidak kami bawa karena biaya. Yang menjaga juga tidak ada,” kata pihak keluarga.
Keluarga berharap Ruslan dapat segera memperoleh penanganan medis yang diperlukan. Mereka juga berharap perhatian dan bantuan dari masyarakat, pemerintah maupun pihak terkait dapat membantu meringankan beban selama proses pengobatan.
Keluarga juga menyampaikan bahwa Ruslan pernah menjadi korban penyalahgunaan narkoba. Pernyataan tersebut merupakan keterangan dari pihak keluarga dan belum dapat dianggap sebagai fakta hukum karena masih memerlukan verifikasi dari pihak berwenang.
PWI Batu Bara berharap bantuan yang diberikan dapat menjadi pemantik kepedulian lebih luas. Dengan dukungan berbagai pihak, Ruslan diharapkan dapat memperoleh akses pengobatan yang layak dan keluarga tidak harus menghadapi kondisi tersebut seorang diri. (Tim/Kasat)