Sidang Perkara Narkotika Rustam-Rafika Ungkap Keterkaitan dengan Terdakwa Agus
Inalum Perkuat Industri Hijau, Tegaskan Komitmen Jaga Lingkungan Berkelanjutan
Kasatnews.id | Batu Bara – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus memperkuat komitmennya dalam menjaga kelestarian lingkungan melalui pengembangan ekosistem industri hijau yang berorientasi pada keberlanjutan.
Menurut, Humas PT Inalum Upaya tersebut dilakukan dengan mengedepankan efisiensi sumber daya, pengurangan emisi, serta pelestarian ekosistem sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan terhadap alam dan generasi mendatang, Kamis (2/7/2026).
Sebagai perusahaan yang mendapat amanah pemerintah dalam mengelola sumber daya alam, Inalum tidak hanya berfokus pada penciptaan nilai ekonomi, tetapi juga memastikan setiap proses bisnis berjalan selaras dengan prinsip-prinsip keberlanjutan.
Salah satu langkah nyata yang telah dilakukan adalah penerbitan Environmental Product Declaration (EPD) untuk produk Aluminium Ingot G1. Deklarasi lingkungan tersebut telah terdaftar dalam The International EPD® System dan berlaku hingga tahun 2030, sebagai bukti transparansi perusahaan terhadap dampak lingkungan produknya.
Dalam mendukung target pengurangan emisi, Inalum juga menerapkan berbagai inovasi ramah lingkungan, operasional perusahaan memanfaatkan energi listrik yang bersumber dari Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), menggunakan sistem pembersihan gas pada pabrik peleburan untuk menekan emisi HF, SOx, NOx, dan partikulat, melakukan konversi bahan bakar dari solar ke LNG pada proses pemanggangan anoda, serta menerapkan teknologi kontrol blue box guna mencegah emisi gas rumah kaca jenis Perfluorocarbons (PFC).
Komitmen tersebut turut diwujudkan melalui program pelestarian Daerah Tangkapan Air (DTA) Danau Toba yang difokuskan pada empat pilar utama, yakni konservasi air, konservasi lahan, konservasi hutan, dan penguatan kapasitas masyarakat.
Program ini menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem sekaligus meningkatkan manfaat bagi masyarakat sekitar.
Sepanjang periode 2022 hingga 2024, Inalum telah merehabilitasi kawasan mangrove seluas 22,9 hektare dengan menanam lebih dari 114.250 bibit mangrove di Kabupaten Batu Bara. Selain itu, perusahaan juga menanam sekitar 515.000 pohon di lahan seluas 1.130 hektare di kawasan Daerah Tangkapan Air Danau Toba.
Melalui berbagai program tersebut, Inalum menegaskan bahwa pembangunan industri dapat berjalan beriringan dengan pelestarian lingkungan, komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam menciptakan masa depan yang lebih hijau, berkelanjutan, dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta generasi yang akan datang. (Tim/Kasat)