Edi Saputra Gelar Sosialisasi kepada Kader IMM : E-KTP Tidak
Prabowo Subianto Capres 2024, Sikap dan Kewibawaan Negarawan Semakin Mantap
Kasatnews.id , Jakarta – Berbagai penilaian yang tertuju kepada Capres Prabowo Subianto saat mengikuti debat perdana KPU 2023 dalam kontestasi politik menuju 2024 terlihat semakin mantap dan dewasa. Sikap kewibawaan sang mantan Jendral itu terlihat semakin mantap dan dewasa dalam menentukan atitude ke Negarawan nya.
Sebab dari kedua Capres Anies dan Ganjar yang melancarkan pertanyaan dengan maksud menyudutkan Prabowo, namun dengan santai dapat di patahkan Prabowo secara lugas dengan gimik seolah-olah memberi nasehat kepada seorang anak yang sedang melakukan kesalahan.
Meski di serang dengan dua arah, Prabowo Subianto tegar berdiri tanpa rasa takut untuk tidak mendapatkan perhatian dari rakyat Indonesia yang sedang menyaksikannya kan debat perdana Calon Presiden 2024 tepatnya pada tanggal 12 Desember 2023 yang digelar di Kantor KPU RI, Jakarta Pusat.
Dikutip dari steatment Pendiri lembaga survei Cyrus Network Hasan Nasbi yang masih memiliki garis keturunan dari tokoh cendikiawan dan ulama Indonesia, almarhum Buya Syafii Maarif menjelaskan bahwa serangan yang di lancarkan kedua Capres yakni Anies R. Baswedan dan Ganjar Pranowo menjadi point plus tersendiri bagi Prabowo Subianto.
” Gorengan politik dalam debat mengangkat isu Capres yang melibatkan Prabowo Subianto setiap 5 tahun sekali di gelar dalam kontestasi Pilpres, isu HAM dan penculikan selalu menjadi bahan debat Capres rival Prabowo Subianto, Padahal dari sekian Mantan Presiden sebelum nya hingga Presiden Jokowi belum ada niat atau kemauan untuk mengusut isu HAM dan penculikan di masa lalu, atau berani kah Anies R. Baswedan dan Ganjar Pranowo membuat steatment jika nanti terpilih menjadi Presiden 2024 akan mengusut HAM dan penculikan yang di tuduhkan kepada Prabowo. ” Ujar Pendiri Lembaga Survei Cyrus Network Hasan Basri saat mengisi sesi diskusi di salah satu media massa
Tak hanya sekedar itu, Penyampaian apa yang menjurus kepada persoalan isu debat
perdana tersebut mengangkat topik pemerintahan, hukum HAM, pemberantasan korupsi, penguatan demokrasi, serta peningkatan layanan publik dan kerukunan warga dapat di jawab Prabowo Subianto dari pertanyaan Capres Anies dan Ganjar, dan hal itu membuat para pendukung Prabowo merasa senang dan puas atas penyampaian yang di sampaikan Prabowo secara lugas dan tegas kepada kedua Capres rival nya.

Menurut tokoh muda ketua pendiri yayasan Pesantren Jabal Hindi Kab. Batu Bara Fahri Ramzi yang juga ketua Ikatan Pesantren Indonesia (IPI) Kab. Batu BaraBara, Senin (18/12/2023) saat diwawancarawdia ini turut memberikan pernyataan nya bahwa kesimpulan dari debat perdana Capres 2023.
” Pak Prabowo secara taktis dapat menjawab apa yang ditanyakan kepada diri nya tanpa harus membalas dengan menyerang kelemahan lawan debatnya, kalau pak Prabowo mau mempermalukan dua kompetitornya, Anies Rasyid Baswedan dan Ganjar Pranowo bisa saja dengan membuka kasus-kasus lawan debat nya, bahkan pak Prabowo menyampaikan tetap semangat menjaga persatuan dalam panggung debat tersebut. ” Ujar Tokoh muda yang akrab di sapa Buya Fahri itu
Lebih lanjut, Buya Fahri Ramzi mengatakan bahwa kedua kompetitor Prabowo Subianto yang pernah dipanggil pihak KPK dalam kaitan dugaan Korupsi, namun dalam debat mengusung tema pemberantasan Korupsi tidak digunakan Prabowo untuk mempertanyakan keseriusan Capres Anies dan Ganjar dalam menangani persoalan kasus tindak pidana korupsi.
Kemudian dalam sesi debat, mungkin yang menjadi sorotan dikalangan rakyat Indonesia tentang serangan dua arah yang tersistematis dari kedua kompetitor nya semakin kentara ketika isu pertemuan dan kesepakatan antara TKN kubu Ganjar dan kubu Anies sebelum acara debat di gelar pada 12 Desember 2023 di kantor KPU Pusat.
(Tim/Kasat)