TPA Overload, Pengadaan Tanah Lama Dipertanyakan: Relokasi Baru atau Jejak
Aziz Tuding Komisi 1 DPRD Batu Bara Amatiran, Ternyata Tidak di Undang RDP
Kasatnews.id , Batu Bara – Ketua Apindo Batu Bara, Aziz tuding Komisi 1 DPRD Batu Bara amatiran karena terlambat membuka Rapat Dengar Pendapat (RDP) PT Multimas Nabati Asahan (MNA) dengan masyarakat dan Pokdarling diruang paripurna. Jumat (21/7/2023).
Ketua Komisi 1 DPRD Batu Bara, Rizal Syahreza mengatakan bahwa pihak DPRD tidak ada mengundang Apindo untuk mengikuti RDP terkait berdirinya tembok PT MNA dengan Pokdarling dan warga Desa Lalang dan Kuala Tanjung.
“DPRD Batu Bara tidak ada mengundang Apindo, yang di undang PT MNA, Pokdarling, warga, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Perizinan, Dinas Kesehatan. Tidak ada Apindo diundang kalau mau datang ya silahkan mendengar,” sebut Rizal.
Rizal juga menambahkan bahwa dirinya dalam kondisi kurang sehat dan masih pasang infus.
“Saya kurang sehat lagi di rumah sakit, karena adanya jadwal RDP langsung infusnya dicabut berangkat ke kantor dewan,” tambah Rizal.
Anggota Komisi 1 yang hadir, Usman, menjelaskan terlambatnya membuka RDP tidak ada unsur kesengajaan ataupun balas dendam.
“Dalam undangan jam 11.00, Wib, paginya kita ada pembahasan juga. Jadwal dihari Jumat memang padat, makanya terlambat 1 jam sembari menunggu yang diundang dan Apindo memang tidak ada dalam undangan,” tegas Usman.
Ketua Apindo, Aziz yang akrab dipanggil Ulung Aziz, mengungkapkan kekecewaannya karena anggota Komisi 1 DPRD Batu Bara tidak kelihatan untuk membuka sidang.
“Saya mewakili PT MNA, ketua Apindo Batu Bara sangat kecewa dengan sikap anggota dewan Komisi 1 DPRD Batu Bara, Komisi 1 DPRD amatiran,” ungkap Ulung Aziz dengan nada keras.
Aziz juga menyebutkan pembahasan terkait limbah PT MNA yang telah diuji hasil laboratorium dipertanyakan keberadaannya.
Ketua Pokdarling Batu Bara, Sari Darma Sembiring mengatakan, RDP yang digelar Komisi 1 berjalan dengan aman dan lancar.
“Tidak ada pembahasan limbah yang telah di uji lab, itu bukan pokok bahasan, jangan mengalihkan substansi pembicaraan. PT MNA bersama Pokdarling dan warga saat RDP tidak ada masalah, keluhan warga disambut hangat oleh Pak Agus dan tim,” tegas Angling Darma.
RDP hari ini awal yang baik untuk memecahkan permasalahan dan akan ada pertemuan berikutnya.
“Pokdarling dan warga berharap agar Komisi 1 DPRD Batu Bara turun kelapangan melihat kondisi rumah warga benar apa tidak yang dilaporkan. Air sumur tidak layak lagi dipakai karena bisa alergi gatal – gatal,” ujar Darma.
Ditempat yang sama Humas PT MNA, Agus menyebutkan bahwa ketua Apindo Batu Bara diajak oleh perusahaan.
“Apindo memang kita bawa karena bagian dari perusahaan juga,” jawab Agus singkat.
Penulis : Sholeh Pelka