KPU Batu Bara Gelar FGD, PWI Batu Bara : SDM Petugas KPPS dan Saksi Partai di Tingkatkan
Kasatnews.id , Batu Bara – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Batu Bara, gelar Fokus Group Discusion (FGD) terkait pelaksanaan Pemilu Serentak Tahun 2024. Kegiatan FGD khusus membahas Penyiapan Rumusan Kebijakan Pemungutan dan Penghitungan Suara dalam Pemilu Serentak Tahun 2024.
Ketua KPU Batu Bara M. Amin Lubis, sistem penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) akan dilakukan dua panel. Kegiatan FGD dilaksanakan di Aula RM 100, Desa Tanjung Gading, Kecamatan Sei Suka, Batu Bara.
“Untuk efisien waktu saat penghitungan suara akan dilakukan dua panel secara serentak. Panel A untuk penghitungan suara Presiden dan Dewan Perwakilan Daerah (DPD), panel B DPR RI, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten dan Kota,” sebut M Amin Lubis.
Teknis pelaksanaan yang efektif lagi di bahas dan kegiatan FGD nantinya akan mengusulkan rekomendasi atau masukan dari pengurus partai, Bawaslu, PWI, KIPP Kabupaten Batu Bara.
“Secara keseluruhan ada 1446 TPS. Satu TPS ada 7 petugas KPPS, sistem dua panel sudah di uji coba dan bisa selesai pukul 21.00. Wib dalam kondisi aman dan lancar,” ujar Amin.
Komisi Teknis KPU Batu Bara, Erwin Tora, menjelaskan target penyelenggara pemilu penghitungan suara paling lambat pukul 00.00 Wib.
“Ada perubahan terkait pelaksanaan penghitungan suara pada Pemilu Serentak 2024. Penghitungan dengan dua panel dan pengisian Formulir C 1 boleh di poto copy yang nantinya ditandatangani basah oleh 7 petugas KPPS agar keabsahannya tidak diragukan” ujar Erwin.
Sistem penghitungan 2 panel secara serentak pastinya akan dibutuhkan 2 saksi partai, sementara regulasi yang mengaturnya masih dalam pembahasan.
” Ukuran TPS 8 X 10 disekat dua saat penghitungan suara dan penyelenggara akan menyiapkan material seperti triplek. Terkait alat poto copy nantinya akan disesuaikan dengan kondisi anggaran,” ulas Erwin.
Saat dibuka sesi diskusi ada beberapa usulan dari partai dan PWI Batu Bara yang akan direkomendasikan ke KPU Provinsi Sumut dan akan diteruskan ke KPU Pusat.
Mewakili PWI Batu Bara, Sholeh Pelka, mengatakan, kunci keberhasilan pelaksanaan Pemilu Serentak 2024 ada di penyelenggara dan juga partai peserta pemilu dengan meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM).
“SDM penyelenggara adalah kunci utama keberhasilan Pemilu Serentak 2024. Tidak hanya SDM penyelenggara tapi SDM saksi partai juga sangat dibutuhkan, agar tidak terlalu banyak protes dengan hal – hal yang sepele,” ujar Sholeh Pelka.
PWI Batu Bara juga meminta penyelenggara saat melakukan Bimbingan Teknis (Bimtek) harus fokus. Saat Bimtek jangan terlalu banyak peserta yang mengikuti karena bisa merusak konsentrasi terkait tupoksi masing – masing petugas penyelenggara Pemilu.
(Plk)