Perempuan Ditemukan Meninggal di Kamar Hotel di Batu Bara, Polisi
Maling Tewas Diduga Dihajar Warga dan Oknum TNI di Kawasan Sunggal
Kasatnews.id, Medan – Diduga pelaku pencurian meninggal dunia dianiaya beramai-ramai di wilayah hukum Polsek Sunggal.
Pasalnya, pelaku pencurian tersebut ketahuan dalam menjalankan aksi jahatnya oleh masyarakat setempat (massa) yang terjadi pada Senin (6/3/2023) lalu.
Hal itu disampaikan oleh warga berinisial IH (50) kepada wartawan di Medan, Selasa (21/3/2023).
Menurut informasi yang didapatnya, kejadian itu bermula saat seorang laki-laki diduga melakukan pencurian di wilayah hukum Polsek Sunggal yang ketahuan oleh masyarakat. Kemudian di massa atau dihajar (sikat habis) oleh khalayak ramai di Tempat Kejadian Peristiwa (TKP). Kuat dugaan Oknum TNI AD, Prada S yang bermarkas di Delitua terlibat dalam aksi penganiayaan beramai-ramai terhadap pelaku pencurian tersebut.
“Informasinya, pelaku pencurian itu meninggal dunia Bang. Ngeri juga lah Bang, walaupun pelaku pencurian (maling) kan gak harus gitu juga main hakim sendiri. Bawalah ke kantor polisi biar diproses secara hukum,” ungkap IH sembari mengarahkan awak media menanyakan langsung ke pihak kepolisian dan instansi terkait (TNI AD).
Selanjutnya, awak media menelusuri dan menggali kebenaran informasi tersebut, lalu mengonfirmasi via selular pada Selasa (21/3/2023) kepada Danyon Armed 2, Mayor Deli mengatakan sudah diproses.”Kasus sudah diproses sesuai hukum yang berlaku Ya,” ujar Mayor Deli singkat.
Kemudian, keesokan harinya awak media mengonfirmasi via selular pada Rabu (22/3/2023) kepada Kapolsek Sunggal, Kompol Candra Yudha melalui Kanit Reskrimnya, AKP Suyanto Usman, SH terkait jasad dugaan pelaku pencurian meninggal dunia di massa (penganiayaan beramai-ramai) melibatkan oknum TNI AD dan kelanjutan proses penyelidikan yang terjadi di wilayah hukumnya mengatakan bukan kapasitas Polsek Sunggal.
“Kalau tentara gak ada kapasitas kami, lapornya ke PM (Polisi Militer) aja walaupun Wilkum Sunggal,” terang AKP Suyanto Usman singkat.
Selain itu, Kanit Inafis Polrestabes Medan, AKP Rianto, SH dikonfirmasi terkait hal dan waktu yang sama mengatakan belum mendapatkan informasi.”Saya gak dapat informasi, coba tanyak langsung ke Polsek Sunggal,” jelas AKP Rianto.(MRH)