Misteri Dua Korban Tewas di Ruko Indrapura ACC, Dugaan Paparan
Penggunaan Dana Desa T. A 2022 Terindikasi Mubajir, Apakah Studi Tiru atau Study Tour ke Bali?
Kasatnews,id , Batu Bara – Mengukur hasil dari study tiru yang di lakukan Kades Se-Kab. Batu Bara pada tahun 2022 masih menuai protes berbagai kalangan masyarakat Batu Bara, Pasalnya, study tiru yang menggunakan keuangan negara /DD belum dapat dimanfaatkan kan agar tepat sasaran.
Sebagaimana diketahui bahwa dana desa diperuntukan untuk membiaya pembangunan desa, pemberdayaan masyarakat, memperkuat pelayanan publik di desa, memperkuat partisipasi dan demokrasi desa, tunjangan aparat desa, operasional pemerintahan desa dan tidak boleh dipergunakan untuk kegiatan politik atau kegiatan melawan hukum.
Kadis PMD Radiansyah ketika dikonfirmasi oleh wartawan ini (9/10) terkait kegiatan study tiru ke Bali oleh Kades Se-Kab. Batu Bara pada tahun 2022 mengatakan bahwa pertanyaan wartawan tersebut agar menghubungi Ketua Papdesi Batu Bara?
” Soal keberangkatan Kades ke Bali tanya kan sama ketua Papdesi Batu Bara saja, dan untuk evaluasi dan pengawasan tanya sama Inspektorat Batu Bara, saya hanya memberi kan saran kepada kepala desa saja.” Ujar Kadis PMD Radiansyah saat di hubungi melalui Hpnya
Tentu hal itu menjadi tandatanya atas pernyataan sikap dari jawaban Kadis PMD yang memberikan wewenang kepada Ketua PAPDESI untuk menjawab penggunaan Dana Desa untuk study tiru ke Bali, apa Korelasi dan jabatan Kadis PMD dengan ketua Papdesi Batu Bara itu Setara?
Sedangkan Tufoksi dan korelasi berkaitan perumusan dan penetapan kebijakan dan pemberdayaan masyarakat desa adalah tugas dari Dinas PMD dalam mengkoordinasikan setiap pengendalian pelaksanaan tugas serta dalam Pelaksanaan evaluasi dan pelaporan di bidang pemberdayaan masyarakat dan desa di setiap Kab./Kota adalah tugas utama dari Dinas PMD.
Hal ini dapat di asumsikan Study Tiru menjadi Study Tour ke Bali oleh Kades Se-Kab. Batu Bara yang mana ke peruntukan dana desa seharusnya di prioritaskan untuk kesejahteraan masyarakat desa.
Menurut pernyataan wakil ketua PCNU Kab. Batu Bara Jasmi Assayuti SH, MH mengatakan bahwa Kadis PMD harus bisa memberikan alasan yang relevan terhadap penggunaan anggaran Dana Desa yang di pergunakan untuk study tiru ke Bali tersebut.
” Berbagai polemik didesa se. Kab Batu Bara yang belum terurai hingga sampai saat ini masih menjadi pekerjaan Dinas PMD Batu Bara, Bagaimana bisa dalam situasi ekonomi negara diambang ketidak pastian Kades Se-kabupaten Kab. Batu Bara Study Tiru ke Bali, oleh sebab itu, Kadis PMD harus bisa menyikapi kebijakan kegiatan yang tidak berfaedah dengan menggunakan keuangan negara atau Dana Desa. Kan masih banyak program peningkatan ekonomi di desa dengan segala program di desanya.” Ucapnya
Lanjut dikatakan nya lagi, ” Seperti hari ini, Polemik BUMDes di desa-desa Se-Kab. Batu Bara dalam keadaan sakit dan disini perlunya Dinas PMD Batu Bara membangkitkan untuk pemulihan BUMDes tersebut. Jika perlu kegiatan BUMDes yang telah lalu di audit dan publiskasikan ke masyarakat terhadap penggunaan dana desa dalam pencapaian target dari kinerja BUMDes di setiap desa Se. Kab. Batu Bara dan jangan sampai ada nya pembiaran atau tutup mata oleh Dinas PMD.” Tegas Cak Jasmi sapaan akrabnya, Minggu (9/10/2022).
(Kasat)